Postingan

Menampilkan postingan dengan label INFO GEOLOGI

Gunung Ile Lewotolok NTT Meletus 107 Kali Disertai Dentuman dan Lontaran Lava Pijar

Senin, 06 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok melaporkan Gunung Ile Lewotolok tipe strato itu mengalami erupsi sebanyak 107 kali disertai dentuman dan lontaran lava pijar.  Ratusan letusan tersebut terdeteksi selama periode pengamatan Minggu, 5 Juli 2026, pukul 00.00 Wita-24.00 Wita.  Stnislaus Ara Kian, petugas Pos PGA Ile Lewotolok, menjelaskan bahwa letusan yang terjadi menghasilkan tinggi kolom abu mencapai 400 meter.  Teramati 107 kali letusan dengan tinggi 200-400 meter dan warna asap putih dan kelabu.  Stanislaus mengatakan, letusan disertai gemuruh atau dentuman dengan intensitas lemah hingga sedang.  Lontaran material pijar teramati ke sektor tenggara dengan jarak luncur sejauh 200 meter dari bibir kawah.  Erupsi ini memiliki amplitudo 11.1-40 mm, dengan durasi sekitar 25-275 detik.  Pada periode yang sama, menurut dia, terdeteksi sebanyak 96 kali gempa embusan dan dua kali gempa tremor ha...

Gunung Semeru Erupsi 5 Kali, Letuskan Asap Tebal Setinggi 1.000 Meter

Gambar
Selasa, 26 Mei 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Selasa (26/5/2026).  Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, sejak pukul 00.00-10.00 WIB, Gunung Semeru mengalami lima kali erupsi.  Letusan terpantau secara visual dengan ketinggian kolom abu 600-1.000 meter di atas Kawah Jonggring Saloko.  Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Insugroho, mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan mengenai dampak erupsi. Namun, jika dilihat dari arah angin yang menghempaskan asap letusan Gunung Semeru, Isnugoroho menyebut, dampak hujan abu vulkanik dimungkinkan terjadi di sekitar Kabupaten Malang.  Sebab, saat letusan asap terjadi, angin bertiup mengarah ke barat daya dan barat.  Isnugroho menjelaskan, saat ini status aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada di level III atau Siaga.  Menurut dia, intensitas letusan yang cukup ...

Gempa M 5,3 Guncang Bengkulu Selatan

Gambar
Sabtu, 23 Mei 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gempa bumi dengan magnitudo (M) 5,3 terjadi di wilayah Bengkulu Selatan, Bengkulu. Gempa tidak berpotensi memicu gelombang tsunami. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, Sabtu (23/5/2026) menginformasikan, gempa tektonik yang terjadi pukul 19.40 WIB itu terletak pada koordinat 4,67 derajat Lintang Selatan (LS) dan 102,58 derajat BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 44 km arah barat daya dari Bengkulu Selatan pada kedalaman 15 km. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust). Gempa bumi ini dirasakan di Bengkulu Selatan, Kaur, Seluma dengan skala intensitas III - IV MMI, artinya bila pada siang hari dirasakan orang banyak dalam rumah). Gempa juga dirasakan di Kepahiang, Rejang Lebong,...

Gempa M 4,9 Terjadi di Tolitoli Sulteng

Gambar
Minggu, 10 Mei 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gempa bermagnitudo M 4,9 mengguncang wilayah Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng). Gempa ada pada kedalaman 10 km. Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 19.24 WIB, Minggu (10/5/2026). Pusat gempa berada di koordinat 1,31 derajat lintang utara dan 120,34 derajat bujur timur atau 66 kilometer arah barat laut Tolitoli.  Belum ada Informasi perihal ada tidaknya kerusakan akibat gempa. Termasuk ada tidaknya korban pascaguncangan gempa tersebut. BMKG menyampaikan, Informasi gempa tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data. Demikian kami informasikan terimakasih. Sumber: detiknews, BMKG

Gunung Dukono Meletus Dahsyat, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 10.000 Meter

Gambar
Jumat, 08 Mei 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, mengalami erupsi dahsyat pada Jumat (8/5/2026), pukul 07.41 WIT. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, tinggi kolom letusan teramati 10.000 meter di atas puncak, atau sekitar 11.087 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah utara.  Petugas Pos Pantau Gunung Dukono Bambang Sugiono mengimbau masyarakat dan wisatawan yang ada di sekitar Gunung Dukono untuk tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km. Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap, maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vul...

BMKG Catat 422 Gempa Susulan usai Gempa Bitung Sulut

Gambar
Jumat, 03 April 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 422 gempa bumi susulan usai gempa bumi di Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). Gempa paling kuat terjadi dengan kekuatan magnitudo (M) 5,8. Plt Direktur Gempa Bumi dan Tsunami, Rahmat Triyono, Jumat (3/4/2026) menginformasikan, hingga pukul 08.00 WIB (3 April 2026), total gempa bumi susulan yang tercatat mencapai 422 gempa bumi dengan magnitudo terbesar M 5,8 dan terkecil M 1,7. Menurut Rahmat, gempa terakhir terjadi pada pukul 08.44 WIB di wilayah Maluku Utara. Gempa tersebut berkekuatan M 5,2 dan tidak berpotensi tsunami. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,02° LU; 126,50° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 100 km arah barat laut Ternate, Maluku Utara. Titik gempa ada pada kedalaman 13 km. Berdasarkan estimasi peta guncangan, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Pulau Batang Dua, Kota Ternate, dengan skala intensitas III MMI (getaran diras...

Gunung Tambora Naik Jadi Waspada, Warga Diminta Tak Masuk Radius 3 Km

Gambar
Rabu, 11 Maret 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Badan Geologi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status Gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat (NTB) dari level I (normal) menjadi level II (waspada). Warga diminta untuk tak beraktivitas di dalam radius 3 kilometer (km) dari pusat gunung. Kenaikan aktivitas gunung Tambora dari level normal menjadi waspada berdasarkan laporan khusus nomor: 525 ..Lap /GL.03/BGL/2026 yang dikeluarkan Badan Geologi Kementerian ESDM. Kepala Badan Geologi, Lana Saria, Rabu (11/3/2026) mengatakan, Gunung api Tambora secara administratif berada di wilayah Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima, NTB, menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik. Lana menjelaskan peningkatan aktivitas ini terutama ditunjukkan oleh meningkatnya jumlah kejadian kegempaan yang berasosiasi dengan proses pergerakan magma dari kedalaman menuju kantong magma di bawah tubuh gunung api. Berdasarkan data pemantauan kegempaan, pada Januari 2026 tercatat ada 267 kej...

Gunung Semeru 5 Kali Erupsi, Abu Vulkanik Membubung Setinggi 1 Km

Gambar
Jumat, 20 Februari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gunung Semeru di Lumajang kembali mengalami erupsi pagi ini. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan gunung Semeru, sejak pukul 05.18 WIB hingga 08.00 erupsi terjadi sebanyak 5 kali. Erupsi terjadi dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.000 m di atas puncak (± 4676 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dengan durasi selama 125 detik. Hingga saat ini, status Gunung Semeru masih berada di level 3 atau siaga. Petugas Pos pengamatan gunung Semeru Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulisnya, Jumat (20/2/2026) menginformasikan, Gunung Semeru mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati setinggi 1.000 meter. Petugas menghimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas sejauh 13 kilometer dari puncak. Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas susulan, guguran lava dan lahar di sepanjang ...

Gempa M 4,6 Terjadi di Melonguane Sulut

Gambar
Senin, 16 Februari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,6 terjadi di Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut). Kedalaman gempa 10 Km. Melalui akun resminya , BMKG menyampaikan gempa terjadi Minggu (15/2/2026) pukul 22.58 WIB. Gempa berada pada 184 km timur laut Melonguane, Sulut. Titik koordinat gempa berada pada 4,39 lintang utara dan 128,29 bujur timur. BMKG menyampaikan informasi gempa dapat berubah seiring kelengkapan data. Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data. Belum diketahui ada tidaknya korban jiwa dan dampak kerusakan dari peristiwa ini. Demikian kami informasikan terima kasih. Sumber: detiknews, BMKG

Semeru lima kali erupsi, tinggi letusan hingga 1.000 meter

Gambar
Rabu, 11 Februari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur tercatat mengalami lima kali erupsi dengan tinggi letusan 400 meter hingga 1.000 meter di atas puncak pada Rabu pagi. Erupsi pertama terjadi pada pukul 00.28 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 600 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara. Saat laporan itu dibuat, erupsi masih berlangsung. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto dalam laporan tertulisnya menginformasikan, erupsi dengan letusan tertinggi mencapai 1.000 meter di atas puncak terjadi pada pukul 05.36 WIB dengan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut. Gunung Semeru mengalami erupsi kelima pada pukul 08.06 WIB dengan visual letusan tidak teramati. Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 125 detik. Ia menjelaskan Gunung...

Gempa M 4,1 Terjadi di Bener Meriah Aceh

Gambar
Selasa, 03 Februari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Bener Meriah, Aceh diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,1. Gempa berpusat di darat. BMKG dalam akun resminya, Selasa (3/2/2026) menginformasikan, kedalaman (gempa) 10 Km. Gempa terjadi pada pukul 05.38 WIB Gempa terletak pada koordinat 4,92 Lintang Utara (LU) dan 96,82 Bujur Timur (BT). Belum diketahui ada tidaknya dampak pasca terjadinya gempa tersebut. Informasi tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data. Demikian kami informasikan terima kasih. Sumber: detiknews, BMKG

BMKG Tegaskan Gempa Pacitan Tak Berasal dari Megathrust

Gambar
Rabu, 28 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Pacitan, Jawa Timur diguncang gempa pada Selasa (27/1/2026). Gempa bumi berkekuatan 5,5 M tersebut juga terasa di beberapa wilayah pulau Jawa hingga ke Bali. Gempa kemarin terjadi pukul 08.20 WIB dan dipastikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bukan merupakan gempa yang berasal dari megathrust. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menegaskan, gempa yang mengguncang Pacitan dipicu oleh aktivitas di dalam lempeng dan bukan akibat zona megathrust di selatan Jawa. Menurutnya, gempa Pacitan termasuk gempa menengah yang terjadi akibat deformasi batuan dalam lempeng Australia yang terus menunjam ke bawah Pulau Jawa. Karakteristik ini berbeda dengan gempa megathrust yang bersumber dari zona pertemuan antar lempeng di kedalaman dangkal. Karena itu Daryono memastikan, gempa Pacitan tidak berasosiasi dengan sumber gempa megathrust sehingga tidak memicu potensi tsunami. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tid...

Dampak Gempa Bantul DIY: Sejumlah Rumah Rusak, Warga Tertimpa Teras

Gambar
Rabu, 28 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah Bantul, Yogyakarta, Selasa (27/1) kemarin. Berdasarkan laporan yang disampaikan Kepala Pelaksana BPBD DIY Agustinus Ruruh Haryata pada Rabu (28/1) pagi, kerusakan rumah paling banyak tercatat ada di Kabupaten Gunungkidul. Terhitung total 10 unit bangunan yang rusak, antara lain Balai Padukuhan Ngasem dan tiga rumah lain di RT03-04/RW14, Ngalang, Gedangsari rusak pada bagian atap; kemudian empat unit rumah di Pagutan, Pengkol, Nglipar juga mengalami kerusakan sejenis. Balai Padukuhan Pagutan RT07/08, Pengkol, Nglipar juga mengalami atap rusak. Selanjutnya, sebuah musala di wilayah tersebut yang mengalami atap dan dinding retak. Estimasi nilai kerugian dari semua ini mencapai total Rp4 juta. Sementara di wilayah Kabupaten Bantul, berdasarkan laporan yang diterima Ruruh, ada tiga rumah terdampak dengan kondisi rusak ringan. Ruruh mena...

Gempa M4,4 Guncang Bantul, Warga Berhamburan Keluar Rumah, Unit Kerja Kelolaan PKSS Aman

Gambar
Selasa, 27 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Wilayah timur laut Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, diguncang gempa bumi dengan magnitudo 4,4 pada Selasa, 27 Januari 2026, sekitar pukul 13.15 WIB. Getaran dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Yogyakarta, termasuk Sleman dan Kota Yogyakarta. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada koordinat 7,87 Lintang Selatan dan 110,49 Bujur Timur, dengan kedalaman sekitar 11 kilometer. Gempa tergolong dangkal sehingga guncangannya terasa jelas oleh masyarakat. BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga siang hari, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Getaran gempa sempat memicu kepanikan warga. Farida, warga Ngemplam, Sleman, mengatakan guncangan terasa mendadak dan cukup kuat.  Sejumlah warga di lingkungannya juga keluar rumah untuk memastikan kondisi aman. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing inf...

Gempa Pacitan Pagi Ini Terasa hingga Bali, Unit Kerja Kelolaan PKSS Aman

Gambar
Selasa, 27 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gempa berkekuatan 5,5 Magnitudo mengguncang Pacitan, Jawa Timur, terasa hingga Bali, Selasa (27/1/2026). Balai Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mencatat gempa terjadi pada pukul 08.20 WIB atau 08.20 Wita. Lokasi tepatnya berada di 8,18 Lintang Selatan (LS) dan 111,38 Bujur Timur (BT). Gempa berada pada kedalaman 105 kilometer (km). Getaran gempa skala II-III MMI, terasa hingga Denpasar, Kuta, dan Karangasem. Getaran di kawasan Renon, Denpasar, terasa sekitar 10 detik. Sebagai informasi, berikut setiap kategori skala magnitudo gempa: 2,5 atau kurang = biasanya tidak terasa, tetapi dapat direkam dengan seismograf 2,5-5,4 = sering dirasakan, tetapi hanya menyebabkan kerusakan kecil 5,5-6,0 = dapat menyebabkan kerusakan ringan pada bangunan dan struktur lainnya 6,1-6,9 = dapat menyebabkan banyak kerusakan di daerah berpenduduk padat 7,0-7,9 = gempa bumi besar dengan kerusakan serius 8,0 atau lebih besar ...

Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi hingga Lontarkan Material Pijar Malam Ini

Gambar
Sabtu, 17 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meletus malam ini tepatnya pada pukul 19.45 Wita. Gunung berstatus Level II Waspada ini meletus dengan ketinggian kolom abu sekitar 300 meter di atas puncak atau 1.723 meter di atas permukaan laut. Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok, Yeremias Kristianto Pugel, dalam keterangan resminya, Sabtu (17/1/2026) mengatakan, erupsi disertai lontaran material pijar ke sektor tenggara 200 meter dari pusat aktivitas. Teramati aliran lava ke sektor barat sejauh 100 meter dari bibir kawah. Yeeremias mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Ile Lewotolok untuk tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 kilometer dari pusat erupsi. Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas pada sektoral selatan-tenggara dan barat sejauh 2,5 km dari pusat aktivitas Gunung Lewotolok. Karena mewaspadai potensi ancaman bahaya guguran/longsoran lava dan awan panas pada ...

Gunung Ile Lewotolok Meletus 162 Kali Disertai Material Pijar Semalam

Gambar
Jumat, 09 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), meletus sebanyak 162 kali dalam semalam. Letusan disertai lontaran material pijar itu terjadi dalam rentang waktu pukul 06.00-00.00 Wita pada Kamis (8/1/2026). Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok, Yeremias Kristianto Pugel, Jumat (9/1/2025), mengungkapkan letusan disertai asap putih dan kelabu terpantau memiliki ketinggian 100-200 meter di atas kawah. Amplitudo letusan tercatat 15,6-34,2 milimeter dan durasi 40-50 detik. Erupsi disertai dengan lontaran material pijar dan gemuruh lemah hingga sedang. Lontaran material pijar dalam radius kawah. Yeremias mengatakan erupsi kali ini disertai embusan dari kawah sebanyak 296 kali dengan amplitudo 7,8-18,3 milimeter dan durasi 23-60 detik. Selain itu, gunung setinggi 1.423 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini juga mengalami tremor nonharmonik sebanyak 102 kali. Vulkanik dangkal satu kali dengan amplitudo 9,7 mi...

Lewotobi Laki-laki, Senin - 05 Januari 2026, periode 00:00-06:00 WITA

Gambar
Senin, 05 Januari 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Gunung Ile Lewotolok yang terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi sebanyak 110 kali disertai gemuruh. Ratusan erupsi tersebut terekam selama period Pengamatan Visual Gunung api tertutup Kabut 0-I hingga tertutup Kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah utara dan barat laut. Klimatologi Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah utara dan barat laut. Suhu udara sekitar 21-23°C Pengamatan Kegempaan 9 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.9-7.4 mm, dan lama gempa 61-153 detik. 1 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 3.7 mm, S-P 1.6 detik dan lama gempa 9 detik. Rekomendasi 1. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km, serta sektoral Barat laut - Timur laut sejauh 7 Km dari pusat erupsi G. lewotobi Laki-laki. 2. Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda sert...

Gempa M 5,4 Guncang di Tual Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Gambar
  Sabtu, 03 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gempa bumi dengan magnitudo (M) 5,4 terjadi di Tual, Maluku.  Gempa terjadi pada pukul 01.29 WIB.  Gempa ada pada titik koordinat 5,08 lintang selatan dan 131,67 bujur timur. Gempa tersebut berada di kedalaman 88 Km.  Belum diketahui ada tidaknya korban jiwa dan dampak kerusakan akibat gempa ini. Wilayah yang Merasakan (Estimasi MMI) Mengingat kekuatannya yang mencapai M 5,4 dan kedalaman menengah, getaran kemungkinan besar dirasakan di beberapa wilayah berikut: Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara (Skala intensitas III-IV MMI: Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seperti truk besar lewat). Kepulauan Aru dan sekitarnya (Skala intensitas II-III MMI). Imbauan Keselamatan Meskipun tidak berpotensi tsunami, warga diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang mungkin terjadi. Periksa Bangunan: Pastikan struktur rumah tidak mengalami retakan besar yang membahayakan sebelum ...

Gunung Semeru Kembali Mengalami Erupsi Pada Hari Rabu, 24 Desember 2025.

Gambar
Rabu, 24 Desember 2025 CMC PSKS Menginformasikan:  Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, berikut adalah detail kejadian erupsi pagi tadi: Detail Erupsi (24 Desember 2025) Waktu Kejadian: Erupsi terekam pada pukul 04.23 WIB. Sebelumnya, sempat terjadi letusan juga pada pukul 01.39 WIB dengan tinggi kolom 700 meter. Tinggi Kolom Letusan: Teramati setinggi 900 meter di atas puncak (atau sekitar 4.576 meter di atas permukaan laut). Arah Abu: Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut. Fenomena Suara: Erupsi kali ini dilaporkan disertai dengan suara gemuruh yang terdengar oleh warga sekitar. Data Seismograf: Amplitudo maksimum tercatat sebesar 22 mm dengan durasi sekitar 148 detik (2 menit 28 detik). Rekomendasi Keamanan Saat ini Gunung Semeru masih berada pada Status Siaga (Level III). PVMBG mengeluarkan beberapa larangan penting bagi masyarakat: Sektor Tenggara: Dilarang melakukan aktivitas apa pun...