Postingan

Menampilkan postingan dengan label INFO GEOLOGI

BMKG Catat 422 Gempa Susulan usai Gempa Bitung Sulut

Gambar
Jumat, 03 April 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 422 gempa bumi susulan usai gempa bumi di Bitung, Sulawesi Utara (Sulut). Gempa paling kuat terjadi dengan kekuatan magnitudo (M) 5,8. Plt Direktur Gempa Bumi dan Tsunami, Rahmat Triyono, Jumat (3/4/2026) menginformasikan, hingga pukul 08.00 WIB (3 April 2026), total gempa bumi susulan yang tercatat mencapai 422 gempa bumi dengan magnitudo terbesar M 5,8 dan terkecil M 1,7. Menurut Rahmat, gempa terakhir terjadi pada pukul 08.44 WIB di wilayah Maluku Utara. Gempa tersebut berkekuatan M 5,2 dan tidak berpotensi tsunami. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,02° LU; 126,50° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 100 km arah barat laut Ternate, Maluku Utara. Titik gempa ada pada kedalaman 13 km. Berdasarkan estimasi peta guncangan, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Pulau Batang Dua, Kota Ternate, dengan skala intensitas III MMI (getaran diras...

Gunung Tambora Naik Jadi Waspada, Warga Diminta Tak Masuk Radius 3 Km

Gambar
Rabu, 11 Maret 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Badan Geologi Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status Gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat (NTB) dari level I (normal) menjadi level II (waspada). Warga diminta untuk tak beraktivitas di dalam radius 3 kilometer (km) dari pusat gunung. Kenaikan aktivitas gunung Tambora dari level normal menjadi waspada berdasarkan laporan khusus nomor: 525 ..Lap /GL.03/BGL/2026 yang dikeluarkan Badan Geologi Kementerian ESDM. Kepala Badan Geologi, Lana Saria, Rabu (11/3/2026) mengatakan, Gunung api Tambora secara administratif berada di wilayah Kabupaten Dompu dan Kabupaten Bima, NTB, menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas vulkanik. Lana menjelaskan peningkatan aktivitas ini terutama ditunjukkan oleh meningkatnya jumlah kejadian kegempaan yang berasosiasi dengan proses pergerakan magma dari kedalaman menuju kantong magma di bawah tubuh gunung api. Berdasarkan data pemantauan kegempaan, pada Januari 2026 tercatat ada 267 kej...

Gunung Semeru 5 Kali Erupsi, Abu Vulkanik Membubung Setinggi 1 Km

Gambar
Jumat, 20 Februari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gunung Semeru di Lumajang kembali mengalami erupsi pagi ini. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan gunung Semeru, sejak pukul 05.18 WIB hingga 08.00 erupsi terjadi sebanyak 5 kali. Erupsi terjadi dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.000 m di atas puncak (± 4676 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dengan durasi selama 125 detik. Hingga saat ini, status Gunung Semeru masih berada di level 3 atau siaga. Petugas Pos pengamatan gunung Semeru Sigit Rian Alfian dalam laporan tertulisnya, Jumat (20/2/2026) menginformasikan, Gunung Semeru mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu teramati setinggi 1.000 meter. Petugas menghimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas sejauh 13 kilometer dari puncak. Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas susulan, guguran lava dan lahar di sepanjang ...

Gempa M 4,6 Terjadi di Melonguane Sulut

Gambar
Senin, 16 Februari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,6 terjadi di Melonguane, Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut). Kedalaman gempa 10 Km. Melalui akun resminya , BMKG menyampaikan gempa terjadi Minggu (15/2/2026) pukul 22.58 WIB. Gempa berada pada 184 km timur laut Melonguane, Sulut. Titik koordinat gempa berada pada 4,39 lintang utara dan 128,29 bujur timur. BMKG menyampaikan informasi gempa dapat berubah seiring kelengkapan data. Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data. Belum diketahui ada tidaknya korban jiwa dan dampak kerusakan dari peristiwa ini. Demikian kami informasikan terima kasih. Sumber: detiknews, BMKG

Semeru lima kali erupsi, tinggi letusan hingga 1.000 meter

Gambar
Rabu, 11 Februari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur tercatat mengalami lima kali erupsi dengan tinggi letusan 400 meter hingga 1.000 meter di atas puncak pada Rabu pagi. Erupsi pertama terjadi pada pukul 00.28 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati sekitar 600 meter di atas puncak dan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara. Saat laporan itu dibuat, erupsi masih berlangsung. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto dalam laporan tertulisnya menginformasikan, erupsi dengan letusan tertinggi mencapai 1.000 meter di atas puncak terjadi pada pukul 05.36 WIB dengan kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut. Gunung Semeru mengalami erupsi kelima pada pukul 08.06 WIB dengan visual letusan tidak teramati. Erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 125 detik. Ia menjelaskan Gunung...

Gempa M 4,1 Terjadi di Bener Meriah Aceh

Gambar
Selasa, 03 Februari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Bener Meriah, Aceh diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 4,1. Gempa berpusat di darat. BMKG dalam akun resminya, Selasa (3/2/2026) menginformasikan, kedalaman (gempa) 10 Km. Gempa terjadi pada pukul 05.38 WIB Gempa terletak pada koordinat 4,92 Lintang Utara (LU) dan 96,82 Bujur Timur (BT). Belum diketahui ada tidaknya dampak pasca terjadinya gempa tersebut. Informasi tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data. Demikian kami informasikan terima kasih. Sumber: detiknews, BMKG

BMKG Tegaskan Gempa Pacitan Tak Berasal dari Megathrust

Gambar
Rabu, 28 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Pacitan, Jawa Timur diguncang gempa pada Selasa (27/1/2026). Gempa bumi berkekuatan 5,5 M tersebut juga terasa di beberapa wilayah pulau Jawa hingga ke Bali. Gempa kemarin terjadi pukul 08.20 WIB dan dipastikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bukan merupakan gempa yang berasal dari megathrust. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menegaskan, gempa yang mengguncang Pacitan dipicu oleh aktivitas di dalam lempeng dan bukan akibat zona megathrust di selatan Jawa. Menurutnya, gempa Pacitan termasuk gempa menengah yang terjadi akibat deformasi batuan dalam lempeng Australia yang terus menunjam ke bawah Pulau Jawa. Karakteristik ini berbeda dengan gempa megathrust yang bersumber dari zona pertemuan antar lempeng di kedalaman dangkal. Karena itu Daryono memastikan, gempa Pacitan tidak berasosiasi dengan sumber gempa megathrust sehingga tidak memicu potensi tsunami. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tid...

Dampak Gempa Bantul DIY: Sejumlah Rumah Rusak, Warga Tertimpa Teras

Gambar
Rabu, 28 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah Bantul, Yogyakarta, Selasa (27/1) kemarin. Berdasarkan laporan yang disampaikan Kepala Pelaksana BPBD DIY Agustinus Ruruh Haryata pada Rabu (28/1) pagi, kerusakan rumah paling banyak tercatat ada di Kabupaten Gunungkidul. Terhitung total 10 unit bangunan yang rusak, antara lain Balai Padukuhan Ngasem dan tiga rumah lain di RT03-04/RW14, Ngalang, Gedangsari rusak pada bagian atap; kemudian empat unit rumah di Pagutan, Pengkol, Nglipar juga mengalami kerusakan sejenis. Balai Padukuhan Pagutan RT07/08, Pengkol, Nglipar juga mengalami atap rusak. Selanjutnya, sebuah musala di wilayah tersebut yang mengalami atap dan dinding retak. Estimasi nilai kerugian dari semua ini mencapai total Rp4 juta. Sementara di wilayah Kabupaten Bantul, berdasarkan laporan yang diterima Ruruh, ada tiga rumah terdampak dengan kondisi rusak ringan. Ruruh mena...

Gempa M4,4 Guncang Bantul, Warga Berhamburan Keluar Rumah, Unit Kerja Kelolaan PKSS Aman

Gambar
Selasa, 27 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Wilayah timur laut Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, diguncang gempa bumi dengan magnitudo 4,4 pada Selasa, 27 Januari 2026, sekitar pukul 13.15 WIB. Getaran dirasakan cukup kuat di sejumlah wilayah Yogyakarta, termasuk Sleman dan Kota Yogyakarta. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pada koordinat 7,87 Lintang Selatan dan 110,49 Bujur Timur, dengan kedalaman sekitar 11 kilometer. Gempa tergolong dangkal sehingga guncangannya terasa jelas oleh masyarakat. BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga siang hari, belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Getaran gempa sempat memicu kepanikan warga. Farida, warga Ngemplam, Sleman, mengatakan guncangan terasa mendadak dan cukup kuat.  Sejumlah warga di lingkungannya juga keluar rumah untuk memastikan kondisi aman. BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing inf...

Gempa Pacitan Pagi Ini Terasa hingga Bali, Unit Kerja Kelolaan PKSS Aman

Gambar
Selasa, 27 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gempa berkekuatan 5,5 Magnitudo mengguncang Pacitan, Jawa Timur, terasa hingga Bali, Selasa (27/1/2026). Balai Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mencatat gempa terjadi pada pukul 08.20 WIB atau 08.20 Wita. Lokasi tepatnya berada di 8,18 Lintang Selatan (LS) dan 111,38 Bujur Timur (BT). Gempa berada pada kedalaman 105 kilometer (km). Getaran gempa skala II-III MMI, terasa hingga Denpasar, Kuta, dan Karangasem. Getaran di kawasan Renon, Denpasar, terasa sekitar 10 detik. Sebagai informasi, berikut setiap kategori skala magnitudo gempa: 2,5 atau kurang = biasanya tidak terasa, tetapi dapat direkam dengan seismograf 2,5-5,4 = sering dirasakan, tetapi hanya menyebabkan kerusakan kecil 5,5-6,0 = dapat menyebabkan kerusakan ringan pada bangunan dan struktur lainnya 6,1-6,9 = dapat menyebabkan banyak kerusakan di daerah berpenduduk padat 7,0-7,9 = gempa bumi besar dengan kerusakan serius 8,0 atau lebih besar ...

Gunung Ile Lewotolok Kembali Erupsi hingga Lontarkan Material Pijar Malam Ini

Gambar
Sabtu, 17 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meletus malam ini tepatnya pada pukul 19.45 Wita. Gunung berstatus Level II Waspada ini meletus dengan ketinggian kolom abu sekitar 300 meter di atas puncak atau 1.723 meter di atas permukaan laut. Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok, Yeremias Kristianto Pugel, dalam keterangan resminya, Sabtu (17/1/2026) mengatakan, erupsi disertai lontaran material pijar ke sektor tenggara 200 meter dari pusat aktivitas. Teramati aliran lava ke sektor barat sejauh 100 meter dari bibir kawah. Yeeremias mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Ile Lewotolok untuk tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 kilometer dari pusat erupsi. Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas pada sektoral selatan-tenggara dan barat sejauh 2,5 km dari pusat aktivitas Gunung Lewotolok. Karena mewaspadai potensi ancaman bahaya guguran/longsoran lava dan awan panas pada ...

Gunung Ile Lewotolok Meletus 162 Kali Disertai Material Pijar Semalam

Gambar
Jumat, 09 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), meletus sebanyak 162 kali dalam semalam. Letusan disertai lontaran material pijar itu terjadi dalam rentang waktu pukul 06.00-00.00 Wita pada Kamis (8/1/2026). Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Ile Lewotolok, Yeremias Kristianto Pugel, Jumat (9/1/2025), mengungkapkan letusan disertai asap putih dan kelabu terpantau memiliki ketinggian 100-200 meter di atas kawah. Amplitudo letusan tercatat 15,6-34,2 milimeter dan durasi 40-50 detik. Erupsi disertai dengan lontaran material pijar dan gemuruh lemah hingga sedang. Lontaran material pijar dalam radius kawah. Yeremias mengatakan erupsi kali ini disertai embusan dari kawah sebanyak 296 kali dengan amplitudo 7,8-18,3 milimeter dan durasi 23-60 detik. Selain itu, gunung setinggi 1.423 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini juga mengalami tremor nonharmonik sebanyak 102 kali. Vulkanik dangkal satu kali dengan amplitudo 9,7 mi...

Lewotobi Laki-laki, Senin - 05 Januari 2026, periode 00:00-06:00 WITA

Gambar
Senin, 05 Januari 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Gunung Ile Lewotolok yang terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami erupsi sebanyak 110 kali disertai gemuruh. Ratusan erupsi tersebut terekam selama period Pengamatan Visual Gunung api tertutup Kabut 0-I hingga tertutup Kabut 0-II. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah utara dan barat laut. Klimatologi Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah utara dan barat laut. Suhu udara sekitar 21-23°C Pengamatan Kegempaan 9 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.9-7.4 mm, dan lama gempa 61-153 detik. 1 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 3.7 mm, S-P 1.6 detik dan lama gempa 9 detik. Rekomendasi 1. Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km, serta sektoral Barat laut - Timur laut sejauh 7 Km dari pusat erupsi G. lewotobi Laki-laki. 2. Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan Pemda sert...

Gempa M 5,4 Guncang di Tual Maluku, Tak Berpotensi Tsunami

Gambar
  Sabtu, 03 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Gempa bumi dengan magnitudo (M) 5,4 terjadi di Tual, Maluku.  Gempa terjadi pada pukul 01.29 WIB.  Gempa ada pada titik koordinat 5,08 lintang selatan dan 131,67 bujur timur. Gempa tersebut berada di kedalaman 88 Km.  Belum diketahui ada tidaknya korban jiwa dan dampak kerusakan akibat gempa ini. Wilayah yang Merasakan (Estimasi MMI) Mengingat kekuatannya yang mencapai M 5,4 dan kedalaman menengah, getaran kemungkinan besar dirasakan di beberapa wilayah berikut: Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara (Skala intensitas III-IV MMI: Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seperti truk besar lewat). Kepulauan Aru dan sekitarnya (Skala intensitas II-III MMI). Imbauan Keselamatan Meskipun tidak berpotensi tsunami, warga diimbau untuk tetap tenang namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang mungkin terjadi. Periksa Bangunan: Pastikan struktur rumah tidak mengalami retakan besar yang membahayakan sebelum ...

Gunung Semeru Kembali Mengalami Erupsi Pada Hari Rabu, 24 Desember 2025.

Gambar
Rabu, 24 Desember 2025 CMC PSKS Menginformasikan:  Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, berikut adalah detail kejadian erupsi pagi tadi: Detail Erupsi (24 Desember 2025) Waktu Kejadian: Erupsi terekam pada pukul 04.23 WIB. Sebelumnya, sempat terjadi letusan juga pada pukul 01.39 WIB dengan tinggi kolom 700 meter. Tinggi Kolom Letusan: Teramati setinggi 900 meter di atas puncak (atau sekitar 4.576 meter di atas permukaan laut). Arah Abu: Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara dan timur laut. Fenomena Suara: Erupsi kali ini dilaporkan disertai dengan suara gemuruh yang terdengar oleh warga sekitar. Data Seismograf: Amplitudo maksimum tercatat sebesar 22 mm dengan durasi sekitar 148 detik (2 menit 28 detik). Rekomendasi Keamanan Saat ini Gunung Semeru masih berada pada Status Siaga (Level III). PVMBG mengeluarkan beberapa larangan penting bagi masyarakat: Sektor Tenggara: Dilarang melakukan aktivitas apa pun...

Hasil Pengamatan 6 Jam Ini Membuktikan Gunung Semeru Belum Aman

Gambar
Minggu, 14 Desember 2025 CMC PKSS Menginformasikan: Pos Pengamatan Gunung Semeru memastikan kondisi gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang ini masih bergejolak. Dalam pengamatan selama enam jam, gempa letusan mendominasi aktivitas Semeru, Minggu (14/12/2025). Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian dalam laporan tertulisnya mengatakan, pada periode pengamatan enam jam terakhir pada Minggu pukul 06.00-12.00 WIB tercatat 40 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 mm dengan lama gempa 66-173 detik. Selain gempa letusan, Gunung Semeru juga mengalami tiga kali gempa embusan dengan amplitudo 4-8 mm dan dua kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 15 mm. Untuk pengamatan visual, Gunung Semeru tertutup kabut, asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga mendung, angin lemah ke arah utara dan timur laut. Sebelumnya pada periode pengamatan Gunung Semeru pukul 00.00-06.00 WIB tercatat 43 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-23 mm, kemudian 4...

Anak Krakatau pada Level II, Warga dan Wisatawan Diimbau Waspada

Gambar
Rabu, 10 Desember 2025 CMC PKSS Menginformasikan: Aktivitas vulkanik di Gunung Anak Krakatau di Banten saat ini berada pada level II (waspada). Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Plt Kabid Humas Polda Banten AKBP Meryadi menjelaskan bahwa kondisi cuaca hari ini dapat berubah secara cepat sehingga masyarakat perlu memantau informasi resmi dari BMKG maupun instansi terkait. "BMKG memperkirakan cuaca di wilayah Provinsi Banten pada hari ini didominasi cerah berawan hingga berawan pada pagi hari. Namun hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kecamatan seperti Anyer, Tanara, dan Pulomerak," kata Meryadi, Rabu (10/12/2025). Menurut Meryadi, memasuki siang hari cuaca akan berawan. Hujan sedang berpotensi terjadi di Cibeber dan Lebakgedong serta hujan ringan di Panggarangan, Muncang, Bojongmanik, Cimarga, Sajira, Curugbitung, Cirinten, Cimanggu, Cibaliung, Cikeusik, Panimbang, Munjul, Sindangresmi, Serang, Kramatwatu, Waringinkurung, Ciruas, Baros...

Gunung Merapi Rajin Meluncurkan Guguran, BPPTKG Pastikan Warga Masih Aman Beraktivitas

Gambar
Selasa, 25 November 2025 CMC PKSS Menginformasikan: Gunung Merapi menunjukkan adanya ratusan guguran setiap harindengan sesekali disertai awan panas. Aktivitasnya tinggi, tetapi menurut Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, situasinya masih dalam batas aman untuk warga di sekelilingnya. Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso menegaskan bahwa jarak luncuran material erupsi saat ini masih di sekitar 2 kilometer dari puncak, sementara pemukiman terdekat berada di 6,5 kilometer.  Intensitas erupsi memang tinggi, tetapi jaraknya masih jauh dari permukiman. Diperkirakan masih aman terkendali, masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti biasa sambil menikmati indahnya Merapi. Agus juga menepis anggapan bahwa meningkatnya aktivitas Gunung Semeru di Jawa Timur akan memengaruhi Merapi. Karena dua gunung tersebut punya dapur masing-masing. Untuk itu warga Glagahharjo, Keningar, Kaliurang, hingga Tuguarum tetap harus memperhatikan perkembangan aktivitas...

Gunung Lewotobi Laki-Laki Naik Status Jadi Awas

Gambar
Selasa, 25 November 2025 CMC PKSS Menginformasikan: Aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, meningkat drastis sejak Senin (24/11/2025). Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menaikkan status gunung ini dari Level III (Siaga) menjadi Level IV (Awas) mulai pukul 21.00 Wita. Gunung Lewotobi yang memiliki ketinggian 1.584 mdpl itu menunjukkan gejala peningkatan aktivitas signifikan dalam 8 jam terakhir. Tercatat 64 kali Gempa Vulkanik Dalam dan 21 kali Tremor Non Harmonik, menandakan adanya suplai magma baru dalam jumlah besar yang bergerak cepat ke permukaan. Plt. Kepala Badan Geologi, Lana Saria mengatakan, lonjakan kegempaan ini berpotensi memicu erupsi eksplosif. Peningkatan tajam aktivitas kegempaan mulai terdeteksi sejak pukul 14.00 Wita, ditandai bertambahnya gempa vulkanik dalam yang mengindikasikan pergerakan magma dengan tekanan tinggi. Data Visual dan Instrumental Menguatkan Tren Kenaikan Lana menyebutka...

Banjir Lahar Gunung Lewotobi

Rabu, 12 November 2025 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang sering terjadi telah meningkatkan potensi terjadinya banjir lahar, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi (banjir lahar hujan atau lahar dingin). ⚠️ Waspada Potensi Banjir Lahar Penyebab: Banjir lahar terjadi ketika material vulkanik (abu, pasir, kerikil) yang menumpuk di lereng gunung terbawa oleh air hujan deras. Waktu Kejadian: Banjir lahar dingin sering dilaporkan terjadi setelah erupsi dan saat musim hujan. Berita menunjukkan beberapa kejadian banjir lahar dingin yang signifikan, misalnya pada Rabu, 12 November 2025 dan juga pada Juli dan Oktober 2025. Status Gunung: Status Gunung Lewotobi Laki-laki sering mengalami perubahan, namun seringkali berada pada level Awas (Level IV) atau Siaga (Level III), yang berarti potensi bahaya, termasuk banjir lahar, masih tinggi. 🛣️ Dampak dan Area Terdampak Banjir lahar memiliki dampak yang serius, antara lain: Penutupan Aks...