Postingan

BMKG: Bibit Siklon Tropis 97W Berpeluang Jadi Siklon, Ini Dampaknya ke Indonesia

Minggu, 23 Agustus 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih mendeteksi keberadaan Bibit Siklon Tropis 97W di sekitar wilayah Indonesia pada Minggu (23/8/2026).  BMKG menjelaskan bahwa sistem tersebut mulai terbentuk di wilayah monitoring TCWC Jakarta pada Jumat (21/8/2026) pukul 13.00 WIB.  Saat ini, Bibit Siklon Tropis 97W berada di Samudra Pasifik Utara Papua.  BMKG menyebut, sistem tersebut memiliki peluang tinggi untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam waktu dekat.  BMKG juga mengidentifikasi sejumlah potensi dampak tidak langsung, khususnya terhadap kondisi laut di wilayah sekitar Indonesia.  Potensi gelombang laut setinggi 1,25-2,5 meter atau kategori moderate sea di sejumlah perairan, meliputi:  Perairan Kepulauan Sangihe-Talaud  Laut Maluku  Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua  Kondisi gelombang tersebut perlu menjadi perhatian, terutama bagi masyarakat yang tinggal di w...

1.104 Titik Panas Kebakaran Hutan Terdeteksi di Sumatera, Sumsel Tertinggi

Gambar
Minggu, 23 Agustus 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Sebanyak 1.104 titik panas terdeteksi di Pulau Sumatera berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga Sabtu (22/8/2026) pukul 07.00 WIB. Titik panas tersebut tersebar di sembilan provinsi, dengan jumlah terbanyak berada di Sumatera Selatan. Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru Anggun R mengatakan Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan sebaran titik panas tertinggi, yakni mencapai 528 titik. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi adanya lonjakan signifikan sebanyak 1.104 titik panas (hotspot) yang tersebar di sembilan provinsi di Pulau Sumatera.   Berikut adalah rincian utama terkait situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut: 1. Sebaran Titik Panas Tertinggi Sumatera Selatan (Sumsel): 528 titik (tertinggi di Sumatera)   Bangka Belitung: 221 titik   Lampung: 98 titik   Riau: 97 titik   Jambi...

Gempa M 5,4 Guncang Sulawesi Tengah

Gambar
Minggu, 23 Agustus 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Gempa berkekuatan magnitudo (M) 5,4 terjadi di Pulau Puah, Sulawesi Tengah (Sulteng). Gempa ini berada di kedalaman 86 Km. Berikut adalah ringkasan informasi terkait gempa bumi bermagnitudo 5,4 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah hari ini: Waktu Kejadian: Minggu, 23 Agustus 2026, pukul 02:54:08 WIB Titik Pusat (Lokasi): Pulau Puah, Sulawesi Tengah Kedalaman: 86 kilometer Potensi Tsunami: Berdasarkan parameter awal dari BMKG, gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami . Belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat guncangan ini. Pastikan untuk selalu memantau perkembangan informasi resmi hanya melalui kanal komunikasi terverifikasi dari BMKG. Demikian kami informasikan, terima kasih Sumber: BMKG/Media Siber/CMC

Pabrik Mebel di Kalideres Jakbar Kebakaran, 23 Unit Damkar Dikerahkan

Gambar
Minggu, 23 Agustus 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Kebakaran terjadi di salah satu pabrik mebel di Jalan Lingkungan III, Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar). Sebanyak 23 unit dan 115 personel pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke lokasi. Izin melaporkan perkembangan informasi terkait insiden kebakaran bangunan industri di wilayah Jakarta Barat: Waktu Kejadian/Laporan: Sabtu, 22 Agustus 2026 Lokasi: Kawasan Kalideres, Jakarta Barat Objek Terdampak: Pabrik mebel Penanganan dan Pengerahan Personel: Unit Pemadam: Sebanyak 23 unit mobil pemadam kebakaran yang didukung oleh 115 personel dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan kobaran api serta mencegah luasnya merembet ke area sekitar. Status Penanganan: Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) berjibaku memadamkan api di lokasi kejadian. Tim terus memantau perkembangan situasi dan informasi lanjutan terkait dampak maupun penyebab pasti kejadian ini. Demikian disampaikan sebaga...

Laporan Situasi: Kebakaran Hutan dan Lahan di Taman Nasional Way Kambas (TNWK)

Gambar
  Sabtu, 22 Agustus 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Izin melaporkan perkembangan informasi terkait kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Taman Nasional Way Kambas (TNWK): Waktu Kejadian/Laporan: Sabtu, 22 Agustus 2026 Lokasi: Kawasan Jati 3 Resort Kuala Penet, SPTN Wilayah III Kuala Penet TN Way Kambas, Kecamatan Braja Selebah, Kabupaten Lampung Timur. Luas Area Terdampak: Tercatat kurang lebih 673,4 hektare lahan terbakar, dan api terpantau masih merembet menuju kawasan Rawa Mbah Sapon (Grid 7S). Kendala dan Penanganan di Lapangan: Kendala Pemadaman: Proses pemadaman menghadapi hambatan signifikan akibat tiupan angin kencang, kobaran api yang besar serta tinggi, serta kondisi medan yang tidak dapat dijangkau oleh kendaraan. Petugas di lapangan saat ini masih mengandalkan peralatan manual berupa tangki semprot dan gepyok kayu. Personel Gabungan: Sebanyak 29 personel dikerahkan untuk berupaya memadamkan api, yang terdiri atas: 14 personel Polhut da...

Karhutla di Tol Balikpapan-Samarinda Meluas, 20 Hektare Lahan Terbakar

Sabtu, 22 Agustus 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sepanjang ruas Tol Balikpapan-Samarinda, Kalimantan Timur.  Dalam beberapa hari terakhir, petugas pemadam kebakaran harus berjibaku memadamkan api yang membakar lahan kosong di sejumlah titik sepanjang jalan tol.  Kepala Pos (Kapos) Samboja Pesisir Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kutai Kartanegara (Kukar), Saharudin, mengatakan kebakaran terjadi di sejumlah kilometer, mulai dari Kilometer (Km) 53, Km 54, Km 56 hingga Km 57.  Kebakaran tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Muara Jawa, Kukar.  Kebakaran di kawasan tersebut menghanguskan sekitar 10 hektare lahan. Petugas membutuhkan waktu dua hari untuk melakukan penanganan karena api kembali muncul pada hari berikutnya.  Api tidak hanya membakar lahan yang berada di dekat badan jalan tol. Kobaran api merambat masuk hingga ratusan meter ke bagian dalam ...

Proyek Sanitasi Rp 1,7 Triliun di Pontianak Resmi Dimulai, Pemerintah Wanti-wanti Potensi Kemacetan

Gambar
Jum'at, 21 Agustus 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Kota Pontianak, Kalimantan Barat, memulai pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) dengan nilai investasi fantastis mencapai Rp 1,7 triliun . Proyek strategis nasional ini dirancang untuk mengatasi masalah limbah domestik sekaligus melindungi sumber air baku kota. Tahap konstruksi telah dimulai dan dijadwalkan berlangsung secara bertahap hingga tahun 2030 . Detail Teknis dan Kapasitas Proyek Jaringan Utama: Membentang dari kawasan Nipah Kuning Dalam hingga Martapura. Kedalaman Pipa: Pipa primer ditanam pada kedalaman 6 hingga 12 meter menggunakan metode galian terbuka dan jacking . Cakupan Layanan: Menargetkan lebih dari 15.000 sambungan yang mencakup rumah tangga, perkantoran, dan tempat usaha. Kapasitas Pengolahan: Dirancang mampu mengolah air limbah hingga 24.000 meter kubik per hari . Fungsi Sistem: Mengalirkan limbah dari kloset, floor drain , aktivitas mencuci, dan sumber domestik lain...