Postingan

Gempa M 5,4 Guncang Buol Sulteng - Tidak Berpotensi Tsunami.

Gambar
Minggu, 12 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 5,4 terjadi di Buol, Sulawesi Tengah (Sulteng). Gempa ada pada kedalaman 10 kilometer (km). Berikut adalah ringkasan informasi mengenai gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, pada Minggu, 12 Juli 2026: Detail Kejadian Waktu: Minggu, 12 Juli 2026, pukul 20.46 WIB. Kekuatan: Magnitudo (M) 5,4. Pusat Gempa: 37 kilometer Timur Laut Buol, Sulawesi Tengah, pada koordinat 1,31 Lintang Utara dan 121,38 Bujur Timur. Kedalaman: 10 kilometer (tergolong gempa dangkal). Potensi Tsunami: BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami . Wilayah yang Merasakan Guncangan Guncangan gempa dirasakan di beberapa wilayah dengan intensitas bervariasi: Skala IV MMI: Dirasakan di Tolitoli dan Buol. Skala II-III MMI: Dirasakan di Pohuwato dan Gorontalo Utara. Imbauan Otoritas Hingga laporan diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa. BMKG ...

Kekeringan Meluas, Ribuan Warga Jabar Krisis Air Bersih

Gambar
Minggu, 12 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  K ekeringan akibat kemarau panjang meluas di sejumlah wilayah Jawa Barat. Lebih dari 10 ribu warga terdampak krisis air bersih. Berikut adalah ringkasan situasi kekeringan di Jawa Barat per 12 Juli 2026: Situasi Terkini Kekeringan akibat kemarau panjang telah meluas ke berbagai wilayah di Jawa Barat, menyebabkan krisis air bersih bagi lebih dari 10.000 warga. Wilayah Terdampak Berdasarkan data BPBD Jawa Barat, dampak kekeringan mencakup enam kabupaten dan satu kota, yaitu: Kabupaten Bogor Kabupaten Garut Kabupaten Bekasi Kabupaten Karawang Kabupaten Pangandaran Kabupaten Tasikmalaya Kota Sukabumi Central Monitoring Control PT.PKSS

Gempa M 5 Terjadi di Wanokaka NTT, Tidak Berpotensi Memicu Gelombang Tsunami.

Gambar
Minggu, 12 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 5 terjadi di Wanokaka, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa ini tidak berpotensi memicu gelombang tsunami. Berdasarkan keterangan BMKG, Minggu (12/7/2026), gempa terjadi pada pukul 20.20.25 WIB. Gempa ada pada kedalaman 36 kilometer. Pusat Gempa: Gempa berlokasi di laut, dengan titik koordinat sekitar 37 km arah Barat Daya dari Wanokaka, NTT. Karakteristik Gempa: Peristiwa ini dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng dengan kedalaman yang berada di kategori dangkal hingga menengah. Dampak Guncangan: Guncangan dirasakan nyata di dalam rumah, menyerupai getaran saat truk besar melintas. Status Tsunami: Berdasarkan pemodelan BMKG, gempa dengan kekuatan magnitudo 5.0 di wilayah tersebut dinyatakan tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Imbauan: Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta memeriksa kondisi bangunan sebelum kem...

Ada Rekayasa Lalin di Sekitar Monas Minggu Pagi, Catat Rute Alternatifnya

Gambar
Minggu. 12 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Balai Kota DKI Jakarta dan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Minggu (12/7/2026), pukul 06.30-08.20 WIB. Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mendukung Upacara Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 di Balai Kota DKI Jakarta. gan dengan adanya kegiatan di kawasan Monas pada Minggu pagi, dilakukan penyesuaian arus lalu lintas untuk memastikan kelancaran dan keamanan mobilitas di sekitar pusat kota. Pengguna jalan diharapkan untuk memperhatikan pengalihan arus yang diterapkan oleh petugas di lapangan. Rute Alternatif Untuk menghindari kepadatan di sekitar area Monas, Anda dapat menggunakan rute alternatif berikut: Dari Arah Selatan/Thamrin menuju Utara/Harmoni: Dapat dialihkan melalui Jl. Kebon Sirih – Jl. Fachrudin – Jl. Cideng Barat/Timur – Jl. Suryopranoto – Jl. Gajah Mada/Hayam Wuruk. Dari Arah Utara/Harmoni menuju Selatan/Th...

laporan kondisi terkini Gunung Merapi untuk malam ini, Sabtu, 11 Juli 2026

Gambar
Sabtu, 11 Juli 2026 TIM CMC Menginformasikan:  Berikut adalah laporan kondisi terkini Gunung Merapi untuk malam ini, Sabtu, 11 Juli 2026: Status Aktivitas Status: Level III (Siaga) . Aktivitas Visual: Sepanjang hari ini, Gunung Merapi teramati melontarkan 5 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum mencapai 1,9 km ke arah Sungai Krasak. Aktivitas Seismik: Gempa Guguran: 22 kali. Gempa Hybrid (Fase Banyak): 31 kali. Catatan Penting Larangan Pendakian: Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) dan Komisi IV DPR RI menegaskan bahwa jalur pendakian tetap ditutup total . Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di dalam radius bahaya yang telah ditetapkan oleh BPPTKG. Mitigasi: Pihak berwenang menekankan agar masyarakat tetap mengikuti arahan dari BPPTKG/PVMBG dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi. Sumber: Data pengamatan BPPTKG per 11 Juli 2026. Central Monitoring Control PT.PKSS

Prakiraan Cuaca 11 Juli 2026: Waspada Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Gambar
Sabtu, 11 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Bagi masyarakat yang berencana melakukan aktivitas di luar ruangan pada Sabtu, 11 Juli 2026 , disarankan untuk menyimak informasi prakiraan cuaca terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) . Secara umum, kondisi atmosfer Indonesia diprakirakan akan didominasi oleh cuaca berawan hingga berawan tebal , yang mengindikasikan bahwa cuaca panas terik tidak akan mendominasi sepanjang hari. Pengaruh Dinamika Atmosfer Menurut prakirawan BMKG, Vita, kondisi cuaca besok dipengaruhi oleh dinamika atmosfer, salah satunya adalah keberadaan Bibit Siklon Tropis 97W yang terpantau di Samudra Pasifik Timur Papua Nugini. Sistem ini memicu munculnya daerah konvergensi dan konfluensi yang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, BMKG mencatat adanya daerah perlambatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Malaysia hingga Laut Natuna Utara, serta di wilayah Selat Makassar, Laut Cina Selatan, ...

Lawan Arus Tetap Marak, Ancaman Nyata di Jalanan Ibu Kota

Gambar
Jum'at, 10 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Perilaku berkendara melawan arus masih menjadi momok menakutkan bagi pengguna jalan di Jakarta. Meski penertiban oleh aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan terus digencarkan, praktik berbahaya ini seolah tak kunjung usai dan terus mengancam keselamatan sesama pengguna jalan, termasuk pejalan kaki. Di sejumlah titik rawan seperti kawasan Kampung Melayu, Kalibata, hingga Cawang, fenomena pengendara sepeda motor yang nekat mengambil jalur berlawanan masih kerap ditemui setiap harinya. Kondisi serupa bahkan ditemukan di berbagai pelosok daerah, menunjukkan bahwa pelanggaran ini telah menjadi persoalan sistemik. Keresahan Warga atas Ancaman di Jalan Kehadiran pengendara yang melawan arus secara tiba-tiba sering kali mengejutkan pengendara lain yang sudah melaju di jalur yang benar. Bagi pejalan kaki, kondisi ini menciptakan rasa was-was yang konstan saat harus menyeberang jalan. Rudi, salah seorang pejalan kaki, mengungkapkan rasa ce...