Postingan

POTENSI HUJAN INDONESIA SEPEKAN KE DEPAN (31 JULI – 6 AGUSTUS 2026)

Gambar
Jum'at, 31 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Memasuki Fase El Niño Kuat, Bahaya Kekeringan dan Karhutla Mengintai. Dampak musim kemarau mulai dirasakan di berbagai wilayah Indonesia. Pada periode 27–29 Juli 2026, kekeringan tercatat melanda Jawa Tengah, sementara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai teridentifikasi di sejumlah daerah. Kondisi kering ini memicu penurunan ketersediaan air, lonjakan titik panas ( hotspot ), serta peningkatan risiko kebakaran pada lahan dan vegetasi yang mengering. Berdasarkan citra satelit per 29 Juli 2026, terpantau 1.729 titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang yang tersebar di Sumatra, Kalimantan, Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Selain itu, tercatat 117 titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi, yang sebagian besar berada di: Papua dan Maluku: 85 titik Kalimantan: 25 titik Sulawesi: 4 titik Nusa Tenggara: 3 titik Meskipun verifikasi lapangan tetap diperlukan, dominasi titik panas tinggi ini mengindikasikan ...

Dampak Karhutla Kalteng, Udara Kota Palangka Raya Masih Tak Sehat

Gambar
Jum'at, 31 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah masih berdampak ke Kota Palangka Raya. Berdasarkan pantauan aplikasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Jumat (31/7/2026), kualitas udara ibu kota Kalteng ini berada pada level kuning atau kategori tidak sehat . "Konsentrasi partikulat halus PM2,5 tercatat mencapai 138,1 mikrogram per meter kubik. Kondisi tersebut menjadi indikasi bahwa dampak karhutla masih cukup terasa dan berpotensi mengganggu kenyamanan serta kesehatan masyarakat," tulis BMKG dalam rilis resminya di Instagram, Jumat (31/7/2026). Di tengah kondisi udara yang belum membaik, upaya penanganan kebakaran terus digencarkan. Tim posko penanganan karhutla bersama personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pemadaman di sejumlah titik rawan. Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi , menegaskan bahwa seluruh personel terus disia...

Demo Pesilat di Surabaya, Polisi Lakukan Rekayasa Arus Lalu Lintas

Gambar
Jum'at, 31 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya memberlakukan rekayasa pengalihan arus lalu lintas menyusul rencana aksi unjuk rasa oleh massa dari kelompok pencak silat di sejumlah titik di Surabaya. Massa aksi yang berasal dari Komunitas Arus Bawah PSHT Jatim dijadwalkan berkumpul di kawasan Basuki Rahmat sebelum bergerak menuju Jalan Teuku Umar dan Polrestabes Surabaya. Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel pengamanan di berbagai simpul jalan yang berpotensi dilalui oleh ribuan massa aksi. Titik Pengalihan Arus Lalu Lintas Berikut adalah rincian pengalihan arus lalu lintas yang diterapkan oleh kepolisian: Dari Jalan Panglima Sudirman: Kendaraan yang hendak menuju Jalan Pandegiling akan diluruskan langsung ke arah Jalan Urip Sumoharjo. Dari Jalan Raya Darmo: Arus kendaraan yang mengarah ke Jalan Basuki Rahmat dialihkan ke Jalan Pandegiling sisi barat...

Potensi Kemacetan Akibat Dua Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat

Gambar
Jum'at, 31 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Warga yang beraktivitas di wilayah Jakarta Pusat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kemacetan lalu lintas pada. Hal ini dikarenakan adanya dua aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di titik berbeda. Detail Lokasi dan Waktu Aksi Unjuk Rasa Kepolisian Resor (Polres) Metro Jakarta Pusat merinci dua titik aksi unjuk rasa yang akan digelar hari ini: Aksi Pertama: Kelompok Massa: Aqsa Working Group bersama beberapa elemen massa lainnya. Lokasi: Kawasan Gambir, Jakarta Pusat. Waktu: Pukul 15.00 WIB. Aksi Kedua: Kelompok Massa: Asosiasi Perhimpunan Mahasiswa Muslim Indonesia. Lokasi: Depan Kantor PT Kredivo Finance Indonesia. Waktu: Pukul 10.00 WIB. Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas Guna menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung, pihak kepolisian telah mengambil sejumlah langkah antisipasi: Pengerahan Personel: Sebanyak 670 personel gabungan dikerahkan, yang terdiri dari unsur Polda Met...

BPBD Sebut Belum Ada Wilayah di Kota Tangerang yang Alami Kekeringan

Gambar
Kamis, 30 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang memastikan bahwa hingga saat ini belum ada wilayah di Kota Tangerang yang mengalami kekeringan atau krisis air bersih akibat musim kemarau. Kendati demikian, pemerintah setempat tetap meningkatkan kewaspadaan menyusul hasil pemetaan indikator cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Berdasarkan analisis tersebut, sebagian wilayah di Kota Tangerang telah masuk dalam radar potensi kerawanan, di mana Kecamatan Batuceper berada pada status Awas , sementara Kecamatan Benda, Cipondoh, Pinang, dan Tangerang berada pada status Waspada . Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang mengungkapkan bahwa langkah mitigasi dini telah disiapkan agar dampak musim kemarau dapat diminimalkan. Koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pemangku kepentingan terkait terus diperkuat, termasuk mempersiapkan langkah kesiapsiagaan dan penyiapan sarana pendukung ...

Pemantauan Gunung Merapi Aktif Indonesia

Gambar
  Kamis, 30 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Berdasarkan pemantauan Badan Geologi melalui PVMBG per akhir Juli 2026, berikut adalah ringkasan informasi geologi dan aktivitas terkini dari keempat gunung api aktif di Indonesia: 1. Gunung Merapi (Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta) Status Aktivitas: Level III (Siaga) Kondisi Terkini & Aktivitas: Aktivitas vulkanik Merapi terpantau cukup tinggi dengan suplai magma yang masih terus berlangsung di dalam perut gunung. Pemantauan instrumental dan visual mencatat rentetan gempa guguran, hibrid, serta beberapa kali luncuran lava pijar dan awan panas guguran yang mengarah ke sektor barat daya (seperti Kali Krasak dan Kali Sat/Putih) dengan jarak luncur maksimum mencapai hampir 2 kilometer. Rekomendasi Utama: Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya, terutama di sektor selatan-barat daya (meliputi Sungai Boyong, Bedog, Krasak, dan Bebeng) serta sektor tenggara (Sungai Woro). ...

Pemkab Ponorogo Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla Selama 90 Hari

Kamis, 30 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) selama 90 hari, mulai 1 Juli hingga akhir September 2026.  Penetapan dilakukan setelah dampak musim kemarau mulai dirasakan di sejumlah wilayah di Ponorogo.  Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil karena musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung lebih panjang dibandingkan kondisi normal.  Berdasarkan buletin Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika yang terbit pada Februari 2026, Ponorogo mulai memasuki musim kemarau sejak April dasarian ketiga.  Bulan Mei itu sudah masuk musim kemarau untuk di Ponorogo. Namun, puncaknya memang diperkirakan terjadi pada Agustus sampai September.  Musim kemarau tahun ini diprediksi berlangsung lebih lama dibandingkan rata-rata musim kemarau selama dua d...