Gempa Susulan M 4,9 Kembali Guncang Palu, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Rabu, 17 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:
Wilayah Kota Palu, Sulawesi Tengah, kembali diguncang gempa bumi pada Rabu (17/6/2026). Berdasarkan pembaruan parameter dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa susulan ini tercatat memiliki magnitudo (M) 4,9.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa episenter gempa terletak di koordinat 1,11° LS; 120,32° BT. Lokasi tersebut berada di darat, tepatnya 54 km tenggara Palu, dengan kedalaman dangkal 11 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan
Skala Guncangan Berdasarkan analisis pemodelan peta guncangan (shakemap), guncangan gempa dirasakan dengan intensitas sebagai berikut:
Skala V MMI: Balinggi, Parigi Moutong.
Skala IV-V MMI: Palolo, Sigi, Torue, Parigi Moutong.
Skala III MMI: Kota Sigi Biromaru, Kota Poso.
Skala II-III MMI: Kota Palu.
Skala II MMI: Kota Donggala dan Kota Pasangkayu.
Rangkaian Gempa Susulan Gempa ini merupakan bagian dari rangkaian susulan pasca-gempa utama berkekuatan M 6,7 yang terjadi pada Selasa, 16 Juni 2026, pukul 10.27 WIB. Hingga pukul 02.00 WIB hari ini, hasil monitoring BMKG mencatat telah terjadi 354 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar mencapai M 5,2.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa susulan tersebut. BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta selalu memantau informasi resmi hanya melalui kanal komunikasi resmi BMKG.
Demikian kami informasikan, terima kasih
Sumber: Detiknews.com
Komentar
Posting Komentar