Postingan

Menampilkan postingan dengan label INFO MITIGASI BENCANA

Aceh Tetapkan Status Siaga Bencana hingga 20 April 2026

Selasa, 14 April 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Pemerintah Aceh menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi di sejumlah kabupaten/kota hingga 20 April 2026. Kebijakan ini diambil menyusul peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Sebelumnya BMKG memperkirakan wilayah Aceh berpotensi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang dan petir dalam beberapa hari ke depan.  Kondisi ini dipengaruhi oleh pola siklonik, belokan angin, serta konvergensi yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan. Dampaknya hampir seluruh wilayah Aceh berisiko mengalami bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang, terutama pada periode 11 hingga 20 April 2026. Berikut adalah poin-poin penting dan langkah koordinasi yang biasanya menyertai penetapan status tersebut: 1. Fokus Pemantauan Wilayah Status siaga ini biasanya mencakup peringatan dini untuk beberapa potensi bencana, di antaranya: Banjir dan T...

Angin Kencang Diprediksi Landa Teluk Jakarta 4-5 Maret 2026, Pesisir Diminta Waspada

Rabu, 04 Maret 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memang telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang yang diprediksi melanda wilayah Teluk Jakarta dan Kepulauan Seribu pada tanggal 4 hingga 5 Maret 2026. Fenomena ini dipicu oleh dinamika atmosfer, termasuk adanya Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia yang meningkatkan kecepatan angin dan potensi cuaca ekstrem di sekitar Jawa. Berikut adalah detail poin penting yang perlu diwaspadai: Kecepatan Angin: Diprediksi mencapai maksimum 20-25 knot (sekitar 37–46 km/jam). Tinggi Gelombang: Di perairan Teluk Jakarta dan Kepulauan Seribu, gelombang diperkirakan berada pada kategori rendah hingga sedang, berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Wilayah Terdampak: Selain Teluk Jakarta, waspada juga meluas ke area daratan Jakarta, Bekasi, Karawang, hingga Indramayu. Potensi Risiko & Imbauan BPBD dan BMKG mengimbau warga untuk waspada terhadap dampak yang mungkin ditimbulka...

Fenomena Tanah Bergerak Waspada Tanah Longsor

Kamis, 12 Februari 2026 CMC PKSS menginformasikan: Berdasarkan update dari PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) hingga Kamis, 12 Februari 2026, wilayah Indonesia saat ini berada pada risiko tinggi karena curah hujan yang mencapai puncaknya.  Fenomena tanah bergerak (landslide/gerakan tanah) terpantau aktif di beberapa titik krusial. Gerakan tanah terjadi ketika air hujan meresap ke dalam tanah melalui retakan, menjenuhkan lapisan tanah di atas bidang gelincir (biasanya lapisan kedap air/batuan), sehingga tanah kehilangan gaya ikatnya dan meluncur ke bawah. Berikut adalah daftar wilayah dengan potensi gerakan tanah Menengah hingga Tinggi saat ini: 1. Wilayah Jawa Barat (Zona Merah Utama) Jawa Barat memiliki kepadatan titik rawan tertinggi karena struktur tanah lempung yang mudah jenuh air: Kabupaten Bogor:  Wilayah Sukajaya, Nanggung, dan Babakan Madang. Terdapat laporan retakan baru di lereng-lereng curam pasca hujan lebat tadi malam. Sukabumi & Cianjur:...

Status Tanggap Darurat Bencana di Aceh Diperpanjang Lagi hingga 29 Januari 2026

Jumat, 23 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Pemerintah Provinsi Aceh resmi memperpanjang masa Status Tanggap Darurat Bencana di sejumlah wilayah hingga 29 Januari 2026.  Keputusan ini diambil menyusul curah hujan yang masih sangat tinggi dan kondisi banjir yang belum sepenuhnya surut di beberapa kabupaten/kota. Berikut adalah detail dan alasan di balik perpanjangan status tersebut: 1. Alasan Perpanjangan Status Cuaca Ekstrem Berlanjut: Berdasarkan data BMKG, wilayah Aceh masih berada dalam lintasan bibit siklon yang memicu hujan lebat, kilat, dan angin kencang hingga akhir Januari. Kondisi Pengungsi: Masih terdapat ribuan warga di wilayah Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang yang bertahan di posko pengungsian karena rumah mereka masih terendam atau rusak. Infrastruktur Rusak: Banyak tanggul yang jebol dan akses jalan antar-kabupaten yang tertutup longsor, sehingga memerlukan penanganan darurat segera menggunakan dana BTT (Belanja Tidak Terduga). 2. Wilayah Fokus Utama Ace...

Banjir Lamongan Belum Surut, Status Tanggap Darurat Diperpanjang

Kamis, 15 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memperpanjang status tanggap darurat bencana hingga 26 Januari 2025 mendatang. Hal itu karena banjir di enam kecamatan dilaporkan belum surut hingga hari ini, Kamis (15/1). Banjir melanda enam kecamatan di Lamongan antara lain Kecamatan Turi, Kalitengah, Lamongan, Karangbinangun, Deket dan Glagah dengan tinggi genangan sekitar 10-59 sentimeter. BPBD Jatim mencatat sebanyak 2.031 rumah warga dan RSUD Soegiri terendam. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur Satriyo Nurseno mengatakan, banjir di enam kecamatan itu dipicu luapan dari Waduk Bengawan Jero, karena air tidak bisa dibuang ke Sungai Begawan Solo. Arus air jadinya berbalik, dan meluber ke permukiman warga. Selain penanganan teknis, bantuan logistik berupa sembako dan kebutuhan dasar telah didistribusikan secara merata ke titik-titik terdampak sejak status tanggap darurat ditetapkan. BPBD Jatim bersama BPBD kabupaten terus melakuka...

Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan Dana untuk Modifikasi Cuaca hingga 30 Hari

Gambar
Kamis, 15 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan anggaran untuk memperpanjang pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga 30 hari ke depan. Hal itu sebagai langkah antisipasi banjir di tengah potensi cuaca ekstrem. Staf Khusus Gubernur Jakarta Chico Hakim, Kamis (15/1/2026) mengatakan, Pemprov bahkan menyiapkan anggaran untuk memperpanjang OMC hingga 30 hari jika diperlukan, karena dianggap lebih efisien dibanding menangani banjir besar. Pemprov DKI telah melaksanakan OMC sejak 13 Januari 2026, dan akan berlangsung selama lima hari hingga 17 Januari 2026. Chico menilai OMC tersebut cukup efektif mengatasi cuaca ekstrem. Upaya ini cukup efektif dalam meredam intensitas dan durasi hujan. Contohnya, pada 13 Januari, hujan yang turun di Jakarta relatif singkat dan tidak sepanjang prediksi tanpa intervensi. Menurutnya, tanpa modifikasi cuaca, dengan durasi hujan yang panjang akan berdampak terhadap banjir yang lebih besar. Sebab ...

10 Daerah di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor

Kamis, 01 Januari 2026 TIM PKSS Menginformasikan: Sebanyak 10 kabupaten di Provinsi Aceh memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor.  Perpanjangan status ini dilakukan karena kondisi di lapangan masih membutuhkan penanganan intensif serta dukungan lanjutan bagi masyarakat terdampak. Adapun daerah yang memperpanjang status tanggap darurat, yaitu: Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Bireuen, berlaku mulai 24 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026. Kabupaten Aceh Timur, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah, mulai 26 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026. Kabupaten Aceh Utara, mulai 30 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Kabupaten Bener Meriah, diperpanjang selama tujuh hari, mulai 31 Desember 2025 hingga 6 Januari 2026. Kabupaten Gayo Lues, status tanggap darurat telah berlangsung sejak 22 Desember 2025 dan berakhir pada 1 Januari 2026. Kabupaten Pidie, berlaku mulai 25 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Kabupaten Pidie Jaya, berlaku sejak 23 Dese...

Pintu Air Koto Panjang Dibuka, Kapolda Riau Siagakan Pasukan Antisipasi Banjir

Gambar
Selasa, 30 Desember 2025 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Penerapan status waspada kini diberlakukan di sepanjang aliran Sungai Kampar menyusul dibukanya pintu pelimpah (spillway gate) Waduk Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang. Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, telah menginstruksikan jajarannya untuk siaga penuh menghadapi potensi banjir kiriman. Berikut adalah poin-poin penting terkait kondisi terkini dan langkah antisipasi kepolisian: 1. Kondisi Pintu Air Koto Panjang Pihak pengelola waduk melakukan penambahan pembukaan pintu air secara bertahap akibat tingginya intensitas hujan di sisi hulu (Sumatera Barat) yang meningkatkan elevasi waduk secara signifikan. Jumlah Pintu: Saat ini dibuka sebanyak 5 pintu pelimpah. Ketinggian Bukaan: Rata-rata bukaan berada pada level 50 cm hingga 100 cm (bergantung pada debit air masuk). Dampak Hilir: Pembukaan ini diperkirakan akan meningkatkan permukaan air Sungai Kampar setinggi 60 cm hingga 1 meter di wilayah h...

24 Daerah di Sumatera Tetapkan Status Transisi Darurat, Ini Daftarnya

Gambar
Jumat, 26 Desember 2025 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Berdasarkan data terbaru koordinasi penanggulangan bencana di Pulau Sumatera per 26 Desember 2025 , tercatat sebanyak 24 kabupaten/kota kini telah beralih status dari Tanggap Darurat menjadi Transisi Darurat menuju Pemulihan . Fase transisi ini ditetapkan karena kondisi air di pemukiman mulai surut dan fokus penanganan beralih ke pembersihan sisa material serta pendataan kerusakan infrastruktur. Daftar 24 Daerah Status Transisi Darurat di Sumatera Berikut adalah rincian wilayah tersebut berdasarkan provinsinya: 1. Provinsi Aceh (7 Daerah) Sesuai laporan sebelumnya, daerah ini telah melewati masa kritis banjir namun tetap dalam pengawasan pemulihan: Kabupaten Aceh Tenggara Kabupaten Aceh Selatan Kabupaten Aceh Barat Kabupaten Aceh Besar Kabupaten Aceh Singkil Kota Subulussalam Kota Langsa 2. Provinsi Sumatera Utara (9 Daerah) Wilayah ini terdampak banjir luapan sungai dan longsor ringan yang kini mulai terkendali: Kabupaten La...

BNPB: 11 Daerah di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana

Jumat, 26 Desember 2025 TIM CMC PKS Menginformasikan: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 11 dari 18 kabupaten dan kota terdampak bencana di Provinsi Aceh memperpanjang status tanggap darurat. Kepala BNPB Suharyanto mengatakan perpanjangan status tanggap darurat dilakukan hingga sepekan ke depan. Perpanjang status tanggap darurat untuk lebih mengoptimalkan penanganan kebencanaan. Adapun 11 kabupaten kota yang memperpanjang status tanggap darurat yakni Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Tengah, dan Kabupaten Gayo Lues. Lalu, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Nagan Raya, dan Kota Lhokseumawe. Dari 11 kabupaten kota terdampak bencana yang memperpanjang status tanggap darurat, tujuh kabupaten di antaranya masuk kategori parah terdampak bencana banjir. Kabupaten yang parah tersebut yakni Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Timur, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten B...

BMKG Pasang 10.000 Lebih Detektor Pantau Gempa-Tsunami di Seluruh RI

Gambar
Selasa, 16 Desember 2025 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  BMKG telah mengumumkan pemasangan lebih dari 10.000 detektor di 191 daerah di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan sistem peringatan dini terhadap bencana gempa bumi, tsunami, serta kondisi cuaca ekstrem. Tujuan Utama: Peningkatan Kecepatan Informasi: Mempercepat penyebaran informasi saat terjadi gempa dan tsunami. Akurasi Data: Menghasilkan data yang akurat dan real-time mengenai kejadian gempa dan potensi tsunami. Mitigasi Bencana: Membantu upaya mitigasi bencana di daerah-daerah rawan. Jenis-Jenis Peralatan yang Dipasang: Peralatan yang digunakan dalam sistem pemantauan gempa dan peringatan dini tsunami BMKG meliputi: Seismometer: Sensor utama yang digunakan untuk pengamatan gempa bumi. Akselerograf: Alat untuk mencatat pergerakan tanah yang kuat, penting untuk analisis rekayasa kegempaan. Warning Receiver System - New Generation (WRS-NG): Alat diseminasi yang berfungsi untuk meny...

Siklon Bakung Bakal Muncul Malam Ini, Warga Sumbar-Jabar Diminta Waspada

Jumat, 12 Desember 2025 TIM CMC PKSS Menginformasikan: BMKG mengungkapkan adanya potensi peningkatan status siklon tropis 91S atau siklon Bakung di wilayah barat daya Indonesia.  Bibit Siklon Tropis 91S telah diprediksi meningkat statusnya menjadi Siklon Tropis Bakung pada Jumat, 12 Desember 2025, sekitar pukul 19.00 WIB. Warga di sekitar wilayah Bengkulu hingga perairan selatan Jawa Barat (Jabar) diminta waspada malam ini. Bibit siklon Bakung muncul di wilayah Samudra Hindia barat daya Lampung. Siklon ini terus meningkat statusnya sejak 7 Desember 2025. Kemunculan dan pergerakan siklon Bakung diprediksi memengaruhi cuaca hingga ketinggian gelombang sejumlah wilayah barat daya Indonesia. Kekuatan angin di sekitar siklon diprediksi 35 knot atau 65 km/jam. Posisi saat ini berada di Samudra Hindia, barat daya Lampung. Meskipun diprediksi bergerak menjauhi wilayah Indonesia (ke arah barat hingga barat daya), dampak tidak langsungnya sangat signifikan dalam satu hingga dua hari ke depan...

BMKG: Waspadai Bibit Siklon Tropis 91S di Lampung 11-12 Desember 2025

Rabu, 10 Desember 2025 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mewaspadai pergerakan bibit Siklon Tropis 91S yang saat ini berada di Samudera Hindia sebelah Barat Provinsi Lampung. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani mengatakan dinamika atmosfer aktif saat ini mempengaruhi intensitas hujan di wilayah Sumatra, dan Bibit Siklon 91S berpotensi memicu peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sebagian wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, dan Lampung. BMKG menegaskan potensi 91S untuk berkembang menjadi siklon tropis dan memasuki wilayah daratan, seperti halnya Siklon Tropis Senyar, berada dalam kategori rendah. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak agar tetap tenang, tidak panik, dan terus memperbarui informasi cuaca dari BMKG secara real-time. Sementara itu, Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa berdasarkan analisis terkini, pergerakan 91S diprakirakan cenderun...

BMKG Imbau Penerbangan-Pelayaran Waspadai Wilayah Ini Saat Natal-Tahun Baru

Gambar
  Selasa, 09 Desember 2025 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan kepada operator penerbangan dan pelayaran untuk mewaspadai potensi gangguan cuaca signifikan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Imbauan ini disampaikan berdasarkan prediksi adanya pertumbuhan awan tebal dan potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan strategis. ✈️ Waspada Sektor Penerbangan (Awan Cumulonimbus) BMKG mendeteksi potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) yang dapat mengganggu penerbangan karena memicu turbulensi, hujan lebat, dan petir. Rute Penerbangan yang Perlu Diwaspadai Desember 2025 Laut Natuna Selatan, Selat Karimata, Selat Makassar, Laut Sulawesi, Laut Banda, dan Papua bagian Utara. Januari 2026 Samudra Hindia Barat Sumatera, Selatan Nusa Tenggara, Laut Jawa, Selat Makassar, Laut Banda, Laut Arafura, hingga Papua. 🚢 Waspada Sektor Pelayaran (Gelombang Tinggi) BMKG juga mengingatkan potensi peningkat...

Serangkaian Upaya Mitigasi Bencana saat Musim Hujan

Gambar
Rabu, 03 Desember 2025 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Sebagian besar wilayah Indonesia tengah memasuki musim hujan. Selama musim hujan berlangsung, upaya mitigasi perlu dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi dan risiko bencana. Berikut ini langkah-langkah mitigasi saat musim hujan: 1. Mitigasi Sebelum Musim Hujan A. Infrastruktur & Lingkungan Membersihkan drainase/saluran air, gorong-gorong, dan parit dari sampah. Memperkuat tanggul sungai dan melakukan normalisasi sungai rentan meluap. Memangkas pohon yang rawan tumbang. Memastikan pompa-pompa air (polder, pompa kota/banjir) berfungsi dengan baik. Tidak membangun di bantaran sungai atau daerah rawan longsor. B. Kesiapsiagaan Komunitas Membuat peta rawan bencana di tingkat desa/kelurahan. Menyiapkan jalur evakuasi dan titik kumpul sementara. Membentuk satgas bencana di lingkungan RT/RW. Melakukan edukasi pertolongan pertama dan kesiapsiagaan banjir/longsor. C. Persiapan Priba...

Mitigasi Letusan Gunung Berapi Sebelum, Saat dan Sesudah

Gambar
Kamis, 20 November 2025 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Letusan gunung api merupakan salah satu bencana yang rawan terjadi di Tanah Air. Menurut BNPB, bahaya letusan gunung api dapat berupa awan panas, lontaran material (pijar), hujan abu lebat, lava, gas racun, tsunami dan banjir lahar. Menurut UU Nomor 24 Tahun 2007, mitigasi adalah serangkaian upaya untuk mengurangi resiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. A. Berdasarkan informasi Siaga Bencana BNPB dan Buku Saku Bencana BNPB, berikut ini bentuk mitigasi letusan gunung berapi sebelum, saat dan sesudah terjadinya peristiwa. 1. Sebelum (prabencana) Perhatikan arahan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan perkembangan aktivitas gunung api Siapkan masker dan kacamata pelindung untuk mengatasi debu vulkanik Mengetahui jalur evakuasi dan shelter yang telah disiapkan oleh pihak berwenang Menyiapkan skenario evakuasi lain jika dampak letusa...

Mitigasi Bencana Longsor Sebelum, Saat dan Sesudah Longsor

Jumat, 14 November 2025 TIM PKSS Menginformasikan: Salah satu bencana alam yang rawan terjadi saat musim hujan adalah tanah longsor. Bencana longsor umumnya ditandai dengan munculnya retakan-retakan di lereng, tebing rapuh dan kerikil mulai berjatuhan. Menurut situs resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), berikut ini tindakan saat terjadi tanah longsor. A. Tanda-tanda Awal Longsor Waspadai tanda-tanda berikut yang menunjukkan potensi longsor: Munculnya retakan-retakan di lereng. Tebing mulai rapuh dan kerikil berjatuhan. Suara tidak biasa seperti retakan pohon atau benturan batu. Air sungai berubah menjadi keruh dan kecoklatan. B. Tindakan Saat Terjadi Tanah Longsor (BNPB) Jika longsor terjadi, lakukan langkah-langkah darurat ini: Segera menjauh dari lahan miring dan daerah longsoran. Hindari menggunakan jembatan, jalan layang, atau terowongan. Jika berada di luar, segera cari lokasi aman yang jauh dari benda atau bangunan yang dapat runtuh. C. Tindakan Setelah Terjadi Long...

Waspada! Sejumlah Daerah di Jatim Masih Rawan Banjir Imbas Cuaca Ekstrem

Gambar
Kamis, 13 November 2025 CMC PKSS Menginformasikan:  BPBD Jawa Timur mengungkap sejumlah kabupaten/kota di Jatim masih berpotensi terjadi bencana banjir dalam sepekan ke depan. Curah hujan yang terus meningkat menjadi faktor utama. Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto di Surabaya, Kamis (13/11/2025) mengatakan, karena memang beberapa hari ini curah hujan sangat tinggi, menyebabkan sejumlah daerah sempat terjadi banjir atau genangan termasuk di Surabaya dan Sidoarjo. Gatot menyebutkan banjir parah terjadi di kawasan dekat Sun City Mall Sidoarjo beberapa hari lalu disebabkan oleh dataran yang rendah dan terhambatnya air menuju ke aliran sungai. Sedangkan di Surabaya, Gatot menyebut saat ini tengah dilakukan normalisasi sungai termasuk pemeliharaan sungai terjadwal untuk mengantisipasi luapan dari sungai. Beberapa wilayah di Surabaya saat ini akan ada normalisasi atau pemeliharaan terjadwal. Yang terpenting warga diminta jangan membangun bangunan liar di sepanjang sungai karena mempersu...

BMKG Bangun Pusat Kendali Ganda, Jaga Peringatan Dini Tetap Aktif 24 Jam

Gambar
Selasa, 11 November 2025 CMC PKSS Menginformasikan:  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengembangkan sistem pusat kendali ganda (dual command center) untuk memperkuat jaringan peringatan dini multi-bencana nasional. Langkah ini diambil guna memastikan sistem tetap berfungsi selama 24 jam tanpa gangguan, bahkan ketika terjadi bencana di satu wilayah. Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, pusat kendali utama dibangun di Jakarta dan didukung oleh backup command center di Bali sebagai sistem redundansi nasional. Dengan sistem kendali ganda, seluruh jaringan peringatan dini akan tetap aktif meskipun terjadi gangguan di satu wilayah. Faisal menjelaskan, pusat kendali baru tersebut akan mengintegrasikan pemantauan gempa bumi, tsunami, cuaca ekstrem, dan kualitas udara ke dalam satu sistem nasional. Integrasi ini, kata dia, merupakan bagian dari transformasi digital BMKG menuju sistem real-time disaster monitoring yang lebih tangguh dan efisien. Sistem ini juga di...

Pemprov Jabar Siapkan Lima Kantor Wilayah sebagai Pusat Komando Penanganan Bencana

Kamis, 06 November 2025 Team CMC PKSS Menginformasikan:  📍 Lokasi dan Fungsi 5 Pusat Komando Bencana Jabar Pemprov Jabar menyiapkan 5 Kantor Wilayah Gubernur yang akan difungsikan sebagai pusat komando penanganan kebencanaan di daerah. 1. Kota Bandung Pusat koordinasi utama dan ibu kota provinsi. 2. Kota Bogor Mengantisipasi bencana di wilayah rawan Jawa Barat bagian barat (misalnya, longsor, pergerakan tanah). 3. Kabupaten Garut Mengantisipasi bencana di wilayah selatan yang rawan banjir bandang, longsor, dan gempa bumi. 4. Kabupaten Purwakarta Lokasi yang dinilai relatif lebih stabil dan dapat menjadi pusat komando cadangan. 5. Kota Cirebon Lokasi yang dinilai paling aman berdasarkan analisis, disiapkan sebagai pusat komando utama saat terjadi bencana besar. 🎯 Tujuan Utama Pembentukan Pusat Komando Langkah ini diambil untuk memastikan sistem tanggap darurat di Jawa Barat dapat berjalan secara cepat, terintegrasi, dan terkoordinasi, terutama dalam menghadapi bencana berskala bes...