Pintu Air Koto Panjang Dibuka, Kapolda Riau Siagakan Pasukan Antisipasi Banjir

Selasa, 30 Desember 2025 TIM CMC PKSS Menginformasikan:

Penerapan status waspada kini diberlakukan di sepanjang aliran Sungai Kampar menyusul dibukanya pintu pelimpah (spillway gate) Waduk Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Air (ULPLTA) Koto Panjang. Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal, telah menginstruksikan jajarannya untuk siaga penuh menghadapi potensi banjir kiriman.

Berikut adalah poin-poin penting terkait kondisi terkini dan langkah antisipasi kepolisian:

1. Kondisi Pintu Air Koto Panjang

Pihak pengelola waduk melakukan penambahan pembukaan pintu air secara bertahap akibat tingginya intensitas hujan di sisi hulu (Sumatera Barat) yang meningkatkan elevasi waduk secara signifikan.

Jumlah Pintu: Saat ini dibuka sebanyak 5 pintu pelimpah.

Ketinggian Bukaan: Rata-rata bukaan berada pada level 50 cm hingga 100 cm (bergantung pada debit air masuk).

Dampak Hilir: Pembukaan ini diperkirakan akan meningkatkan permukaan air Sungai Kampar setinggi 60 cm hingga 1 meter di wilayah hilir.

2. Pengerahan Personel & Satuan Tugas

Kapolda Riau menyiagakan ribuan personel gabungan dari berbagai satuan untuk mengawal situasi ini:

Satuan Brimob & Ditpolairud: Disiagakan bersama perahu karet (LCR) dan peralatan SAR di titik-titik rawan banjir.

Polres Jajaran: Polres Kampar, Polres Pelalawan, dan Polresta Pekanbaru diperintahkan melakukan patroli 24 jam di bantaran sungai.

Fokus Utama: Evakuasi warga kelompok rentan (lansia, anak-anak, disabilitas) serta pengamanan aset warga yang ditinggalkan jika terjadi banjir.

3. Wilayah Terdampak Utama

Warga di kabupaten berikut diminta untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra:

Kabupaten Kampar: Kecamatan XIII Koto Kampar, Bangkinang Kota, Kampar Utara, dan Rumbio Jaya.

Kabupaten Pelalawan: Wilayah Langgam dan sekitarnya yang merupakan daerah pertemuan arus sungai.

4. Instruksi Kapolda Riau kepada Masyarakat

Kapolda menekankan beberapa poin untuk keselamatan warga:

Hentikan Aktivitas Sungai: Larangan keras melakukan aktivitas memancing, mandi, atau penyeberangan di Sungai Kampar selama pintu air dibuka.

Amankan Kelistrikan: Segera matikan aliran listrik jika air mulai memasuki pemukiman untuk mencegah arus pendek.

Pantau Anak-anak: Pastikan anak-anak tidak bermain di pinggir sungai yang debitnya sedang deras dan meningkat.

Call Center Darurat: Jika Anda atau kerabat membutuhkan bantuan evakuasi, segera hubungi Pusdalops BPBD Riau atau layanan darurat kepolisian di nomor 110.

Central Monitoring Control

PT. PKSS









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mitigasi Langkah Awal Jika Terjadi Kebakaran

7 Cara Inspeksi APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

Penjagaan Kantor Selama Libur Lebaran