Berdasarkan Pantauan Hingga Selasa malam, 24 Februari 2026 - Banjir Kuta Bali


Selasa, 24 Februari 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: 

Berdasarkan pantauan hingga Selasa malam, 24 Februari 2026, berikut adalah rangkuman kondisi banjir di beberapa titik yang terpantau masih mengalami genangan atau dalam status waspada:

1. Wilayah Kuta, Bali (Jl. Dewi Sri & Sekitarnya)

  • Kondisi Terkini: Setelah sempat lumpuh total siang tadi dengan ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa, air di Jalan Dewi Sri dan kawasan Legian mulai menunjukkan tren surut perlahan seiring dengan dioptimalkannya pompa air dan meredanya intensitas hujan.

  • Akses: Kendaraan besar mulai bisa melintas secara perlahan, namun kendaraan roda dua disarankan tetap mencari jalur alternatif karena masih ada genangan di titik-titik rendah.

  • Status: Petugas BPBD Badung masih bersiaga di lokasi untuk pembersihan sisa lumpur dan sampah.

2. Wilayah Jawa Tengah (Sukoharjo & Grobogan)

  • Sukoharjo: Kondisi malam ini masih dalam status Waspada. Di beberapa desa di Kecamatan Mojolaban dan Grogol, air masih merendam halaman rumah warga. Warga diimbau waspada terhadap kenaikan debit air sungai jika hujan kembali turun di wilayah hulu (Wonogiri).

  • Grobogan: Jalur Semarang–Grobogan masih mengalami gangguan akses di beberapa titik akibat genangan pascabanjir yang belum sepenuhnya kering.

3. DKI Jakarta & Sekitarnya

  • Status Pintu Air (Update Malam):

    • Pasar Ikan: Waspada potensi banjir Rob karena pengaruh pasang air laut.

    • Katulampa & Depok: Saat ini terpantau dalam status Siaga 4 (Normal), namun tetap dipantau mengingat adanya awan mendung tebal di wilayah Bogor.

  • Genangan: Laporan masuk mengenai genangan setinggi 10–20 cm di beberapa titik di Jakarta Selatan (seperti Kemang dan Pejaten) akibat hujan lokal sore tadi, namun biasanya cepat surut.

4. Wilayah NTB (Lombok Tengah)

  • Status Darurat Bencana masih aktif. Malam ini diwaspadai adanya potensi hujan lebat disertai angin kencang yang dapat memicu banjir susulan di wilayah dataran rendah.

Central Monitoring Control
PT.PKSS

Komentar

Postingan Populer