Pemprov DKI Gelar Jakarta Bersalawat di Monas, Simak Rekayasa Lalu lintas
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Majelis Taklim Nurul Musthofa akan menggelar doa bersama bertajuk Jakarta Bersalawat di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Sabtu (6/9/2025).
Acara yang digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW itu akan dimulai pukul 18.00 WIB, diawali dengan salat magrib berjemaah.
Sejumlah alim ulama, habaib, dan tokoh masyarakat dijadwalkan hadir dalam kegiatan ini, di antaranya, Dedy Mizwar, Habib Husein Ja'far Al-Hadar, serta Habib Jindan bin Novel bin Jindan.
Selain memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, Jakarta Bersalawat juga digelar untuk mendoakan Indonesia agar senantiasa aman dan damai.
Pemprov DKI pun mengajak masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi dalam doa bersama tersebut.
Rekayasa Lalu Lintas
Hingga saat ini, belum ada pengumuman rekayasa lalu lintas spesifik yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian untuk acara ini. Namun, biasanya untuk acara sebesar "Jakarta Bersalawat" di kawasan Monas, beberapa skema lalu lintas situasional akan diterapkan.
Berikut adalah beberapa kemungkinan yang bisa terjadi:
- Pengalihan Arus: Jalan-jalan di sekitar area Monas, seperti Jalan Medan Merdeka Barat, Utara, dan Selatan, berpotensi dialihkan jika terjadi penumpukan massa.
- Akses Terbatas: Akses ke area sekitar Monas mungkin akan dibatasi atau ditutup untuk kendaraan pribadi.
- Imbauan Transportasi: Pihak berwajib dan panitia acara mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi publik guna menghindari kemacetan dan kesulitan mencari tempat parkir.
Demikian kami informasikan, terima kasih.
Sumber: Kompas, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta

Komentar
Posting Komentar