7 Kecamatan di Medan Terendam Banjir Imbas Hujan dan Luapan Sungai Unit Kerja PKSS Tidak Terdampak
Senin, 13 Oktober 2025 TIM CMC PKSS Menginformasikan :
Berdasarkan laporan terkini per Senin, 13 Oktober 2025, Kota Medan masih mengalami dampak signifikan akibat banjir yang dipicu oleh hujan deras intensitas tinggi sejak Sabtu (11/10/2025) malam dan luapan sejumlah sungai, termasuk Sungai Babura.
Berikut adalah ringkasan kondisi dan dampak banjir di Medan:
Dampak dan Wilayah Terdampak
Jumlah Kecamatan: Banjir dilaporkan merendam tujuh (7) kecamatan di Kota Medan.
Jumlah Kelurahan: Total 17 kelurahan di tujuh kecamatan tersebut terkena dampak.
Jumlah Jiwa Terdampak: Data BPBD Kota Medan mencatat sebanyak 10.391 jiwa dari 3.599 Kepala Keluarga (KK) dan 3.181 unit rumah terdampak.
Pengungsi: Dilaporkan lebih dari 10 ribu jiwa mengungsi. Sejumlah warga sudah dievakuasi ke posko pengungsian, seperti di Masjid MDTA Muttaqin (Kwala Bekala, Medan Johor) dan Masjid Al-Qamar (Beringin, Medan Selayang). Total pengungsi yang dievakuasi termasuk lansia, anak-anak, balita, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
Korban Jiwa: Hingga laporan terakhir, tidak terdapat laporan korban luka maupun korban jiwa.
Kecamatan yang Terdampak (7 Kecamatan)
- Medan Maimun: Dicatat sebagai wilayah paling parah terdampak, merendam sejumlah kelurahan.
- Medan Johor
- Medan Selayang
- Medan Polonia
- Medan Labuhan
- Medan Petisah
- Medan Baru
(Beberapa laporan lain juga menyebut Medan Deli terdampak, sementara data Pusdalops Sumatera Utara mencatat 5 kecamatan dengan dampak terbesar.)
Kondisi Terkini (13 Oktober 2025)
Penanganan Darurat: BPBD Kota Medan melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) terus melakukan langkah-langkah tanggap darurat, termasuk evakuasi warga dan pendataan wilayah terdampak.
Tingkat Air: Meskipun beberapa laporan menunjukkan air masih merendam permukiman, kondisi terkini secara umum masih dalam tahap penanganan dan pendataan oleh pemerintah setempat.
Peringatan Cuaca: Masyarakat diimbau untuk tetap waspada karena intensitas hujan sedang hingga lebat diprediksi masih dapat meningkat pada periode 13-16 Oktober 2025 di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk kemungkinan di Sumatera Utara.
Masyarakat diimbau untuk mengikuti informasi dan arahan dari BPBD setempat dan bersiap menghadapi potensi banjir susulan.
Central Monitoring Control
PT. PKSS
Komentar
Posting Komentar