Senin, 03 November 2025 TIM CMC PKSS Menginformasikan:
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta telah mengeluarkan peringatan dini dan imbauan kepada masyarakat terkait potensi Banjir Pesisir (Rob) di wilayah Jakarta, yang diprediksi berlangsung hingga pertengahan November.
Berikut adalah rangkuman informasi penting mengenai potensi banjir rob di pesisir Jakarta:
🌊 Potensi Banjir Rob di Pesisir Jakarta
Periode Waspada: 3 hingga 11 November 2025 (dengan potensi puncak pasang laut tertinggi sekitar tanggal 6 s/d 9 November).
Waktu Kritis: Pasang maksimum air laut diprediksi terjadi sekitar pukul 09.00 hingga 14.00 WIB.
Penyebab: Sama seperti di Bali, fenomena ini dipicu oleh adanya Pasang Maksimum Air Laut yang bersamaan dengan fenomena Fase Perigee (jarak terdekat Bulan ke Bumi) dan Bulan Purnama pada 5 November 2025, yang berpotensi meningkatkan ketinggian air laut secara signifikan.
Faktor Tambahan: Potensi rob di Jakarta juga dipengaruhi oleh faktor lokal seperti penurunan permukaan tanah (land subsidence).
📍 Wilayah yang Berpotensi Terdampak
BPBD DKI Jakarta mengimbau kewaspadaan di 11 kelurahan di Jakarta Utara dan wilayah Kepulauan Seribu. Wilayah-wilayah tersebut meliputi:
- Kamal Muara
- Kapuk Muara
- Penjaringan
- Pluit
- Ancol
- Kamal
- Marunda
- Cilincing
- Kalibaru
- Muara Angke
- Tanjung Priok
- Seluruh wilayah Kepulauan Seribu
📝 Imbauan dan Langkah Antisipasi untuk Masyarakat
BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat di kawasan pesisir untuk mengambil langkah-langkah antisipasi, antara lain:
Meningkatkan Kewaspadaan: Selalu siaga dan waspada terhadap perubahan cuaca dan kondisi air laut, terutama pada jam-jam prediksi rob.
Menghindari Pesisir: Tidak melakukan aktivitas di daerah pesisir yang berisiko terkena banjir rob, terutama saat air laut sedang pasang tinggi.
Pengamanan Barang: Mengamankan barang-barang penting ke tempat yang lebih tinggi.
Kesiapan Listrik: Mematikan peralatan listrik apabila air mulai masuk ke rumah.
Pengecekan Drainase: Memastikan saluran air (drainase) di sekitar rumah berfungsi dengan baik dan bersih dari sampah untuk mencegah genangan air meluas.
Memantau Informasi: Terus memantau informasi terkini mengenai kondisi gelombang laut dan cuaca melalui kanal resmi BMKG dan BPBD DKI Jakarta (misalnya, situs bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut).
Layanan Darurat: Apabila terjadi situasi darurat, segera hubungi Panggilan Darurat Jakarta Siaga 112.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri telah menyiagakan sumber daya seperti unit-unit pompa air dan terus melakukan perbaikan serta pengawasan sistem pengendalian banjir untuk meminimalkan dampak rob.
Central Monitoring Control
PT. PKSS
Komentar
Posting Komentar