Banjir Luapan Sungai Rendam 3.076 Rumah di Padang Pariaman, Status Siaga Darurat Ditetapkan


Selasa, 25 November 2025 Tim CMC PKSS Menginformasikan:

Berdasarkan informasi terkini (per tanggal 25 November 2025, sekitar pukul 15.00 WIB), kondisi banjir luapan sungai di Padang Pariaman masih berdampak luas dan Pemerintah Daerah telah menetapkan Status Siaga Darurat Banjir dan Longsor atau Status Darurat Bencana.

Berikut poin-poin penting mengenai kondisi terkini:

Terdampak Luas: Banjir ini disebabkan oleh hujan deras yang memicu luapan sejumlah sungai, termasuk Batang Anai, Batang Ulakan, Batang Lubuak, dan Batang Kamumuan.

Jumlah Rumah Terendam: Sebanyak 3.076 unit rumah dilaporkan terendam banjir.

Jumlah Warga Terdampak: Total warga terdampak mencapai 3.076 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 9.228 jiwa yang tersebar di 15 hingga 21 nagari (desa).

ggian air rata-rata berkisar antara 30 hingga 150 sentimeter.

Dampak Lain:

Lahan Pertanian Rusak: Sekitar 138 hektare lahan sawah dan 26 hektare kebun/ladang juga terendam dan rusak.

Infrastruktur: Beberapa infrastruktur mengalami kerusakan, seperti 2 unit jembatan, 2 saluran irigasi, dan 2 titik jalan amblas.

Penanganan:

Tim gabungan dari BPBD, TNI/Polri, Basarnas, dan relawan terus melakukan penyisiran, evakuasi, terutama bagi kelompok rentan (ibu hamil, balita, lansia), dan mendirikan dapur umum.

Meskipun air di beberapa titik dilaporkan mulai surut, potensi hujan masih ada, dan petugas tetap disiagakan di lapangan.

Pemerintah Provinsi dan Kabupaten telah bergerak cepat untuk memastikan penanganan darurat dan penyaluran bantuan kepada warga terdampak, terutama yang berada di pengungsian.

Central Monitoring Control

PT.PKSS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mitigasi Langkah Awal Jika Terjadi Kebakaran

7 Cara Inspeksi APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

Penjagaan Kantor Selama Libur Lebaran