BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Landa Sulawesi Utara hingga 11 Januari 2026, Ini Wilayah yang Rawan
Rabu, 07 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan:
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem hingga 11 Januari 2026.
Peringatan ini dikeluarkan menyusul adanya sejumlah faktor atmosfer yang dapat memicu hujan lebat disertai kilat, petir, dan angin kencang di berbagai wilayah.
Koordinator Bidang Observasi Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Astrid Y Lasut, mengatakan potensi cuaca ekstrem tersebut perlu menjadi perhatian serius karena dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, keselamatan, serta memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.
Kondisi atmosfer di wilayah Sulawesi Utara saat ini dipengaruhi oleh sejumlah fenomena meteorologi, salah satunya adalah gelombang Ekuatorial Rossby yang berperan dalam meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah tropis.
Selain itu, terdapat belokan angin dan konvergensi di wilayah Sulawesi Utara yang menyebabkan penumpukan massa udara.
Kondisi ini memicu udara naik ke atmosfer atas, sehingga mendukung pertumbuhan awan-awan hujan dengan intensitas tinggi.
Tidak hanya itu, labilitas lokal yang kuat juga turut berkontribusi. Labilitas ini membuat udara mudah bergerak naik dan membentuk awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan lebat disertai kilat dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara.
BMKG mencatat, pada hari ini potensi cuaca ekstrem dapat terjadi di beberapa wilayah kabupaten.
Daerah-daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain:
- Kabupaten Minahasa
- Kabupaten Minahasa Utara
- Kabupaten Bolaang Mongondow
- Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
1. Pada Kamis (8/1/2026), BMKG memprediksi potensi cuaca ekstrem masih akan berlanjut dan meluas ke sejumlah wilayah lainnya. Daerah yang diperkirakan terdampak meliputi:
- Kabupaten Minahasa
- Kabupaten Minahasa Utara
- Kabupaten Kepulauan Sitaro
- Kabupaten Kepulauan Sangihe.
2. Memasuki hari Jumat (9/1), potensi cuaca ekstrem masih terpantau di wilayah daratan Sulawesi Utara. BMKG menyebutkan cuaca ekstrem berpeluang terjadi di:
- Kabupaten Minahasa
- Kabupaten Minahasa Utara
- Kabupaten Minahasa Selatan.
3. Pada Sabtu (10/1/2026), potensi cuaca ekstrem diperkirakan bergeser ke wilayah lain. Daerah yang berpeluang mengalami hujan lebat disertai kilat dan petir antara lain:
- Kabupaten Minahasa
- Kabupaten Kepulauan Sangihe
- Kabupaten Kepulauan Talaud.
4. Pada Minggu (11/1/2026), potensi cuaca ekstrem akan mencakup wilayah yang lebih luas, termasuk kawasan perkotaan. Daerah yang diprediksi terdampak meliputi:
- Kota Manado
- Kota Tomohon
- Kabupaten Minahasa
- Kabupaten Minahasa Selatan
- Kabupaten Kepulauan Sitaro
- Kabupaten Kepulauan Sangihe
- Kabupaten Kepulauan Talaud
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan hujan lebat yang dapat terjadi dalam durasi singkat namun berintensitas tinggi.
Dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama, dampak buruk cuaca ekstrem di Sulawesi Utara diharapkan dapat diminimalkan, sementara aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan aman.
Demikian kami informasikan, terima kasih.
Sumber: Kompas/BMKG
Komentar
Posting Komentar