Karhutla Meluas Jadi 9 Hektare, Kabut Asap Mulai Selimuti Aceh

Selasa, 20 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan:

Kebakaran lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Lapang dan Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Aceh Barat makin meluas hingga mencapai sembilan hektare.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat hingga terus berupaya melakukan pemadaman api di lokasi karhutla.

Luas lahan yang saat ini sudah terbakar di antaranya di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan mencapai sekitar enam hektare.

Kemudian di Dusun Ujong Beurasok, Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat luas lahan yang terbakar mencapai tiga hektare.

Berikut adalah detail perkembangan situasinya:

1. Cakupan Wilayah dan Luas Lahan
  • Luas Kebakaran: Api telah menghanguskan sekitar 9 hektare lahan gambut. Karakteristik lahan gambut membuat api sulit dipadamkan karena bara api tersimpan di bawah permukaan tanah.
  • Titik Terparah: Kebakaran terkonsentrasi di beberapa desa di Kecamatan Meureubo dan Kecamatan Samatiga.
  • Penyebab: Cuaca panas ekstrem dan angin kencang di wilayah pesisir barat Aceh memicu meluasnya api dengan cepat.
2. Dampak Kabut Asap
  • Kualitas Udara: Kabut asap tipis hingga sedang mulai menyelimuti wilayah perkotaan di Meulaboh dan sekitarnya.
  • Jarak Pandang: Pada pagi hari, jarak pandang dilaporkan berkurang menjadi sekitar 500 meter hingga 1 kilometer, yang mulai mengganggu aktivitas transportasi darat.
  • Kesehatan: Dinas Kesehatan setempat mulai melaporkan adanya peningkatan keluhan gangguan pernapasan (ISPA) pada warga di sekitar lokasi kebakaran.
3. Upaya Pemadaman
  • Tim Gabungan: BPBD Aceh Barat, TNI, Polri, dan Manggala Agni sedang berupaya melakukan pemadaman darat.
  • Kendala Utama: Petugas kesulitan mendapatkan sumber air karena kanal-kanal di sekitar lahan gambut mulai mengering akibat kemarau. Selain itu, akses menuju titik api di tengah hutan sulit dijangkau kendaraan pemadam.
  • Water Bombing: Pemerintah daerah sedang berkoordinasi dengan BNPB Pusat untuk kemungkinan pengerahan helikopter pengebom air (water bombing) jika titik api terus bertambah.
Rekomendasi:
  • Gunakan Masker: Terutama saat beraktivitas di luar ruangan untuk menghindari paparan partikel asap gambut yang berbahaya bagi paru-paru.
  • Kurangi Aktivitas Luar Ruangan: Khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita asma.
  • Waspada Berkendara: Nyalakan lampu utama kendaraan saat melintasi area yang tertutup asap tebal.
  • Lapor Titik Api: Segera lapor ke BPBD jika melihat kepulan asap baru agar bisa segera dilakukan lokalisir api sebelum meluas.
Demikian kami informasikan, terima kasih.

Sumber: CNN Indonesia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mitigasi Langkah Awal Jika Terjadi Kebakaran

7 Cara Inspeksi APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

Penjagaan Kantor Selama Libur Lebaran