Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Masih Berlaku Untuk Esok Hari, Jumat, 27 Maret 2026.


Kamis, 26 Maret 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: 

Berdasarkan data terbaru dari BMKG, status peringatan dini cuaca ekstrem masih berlaku untuk esok hari, Jumat, 27 Maret 2026.

Meskipun Siklon Tropis Narelle diprediksi mulai bergerak menjauh ke arah Barat Daya, dampak tidak langsungnya masih sangat terasa di wilayah Indonesia, khususnya di bagian Selatan dan Tengah. Fenomena ini memicu belokan angin, konvergensi (pertemuan massa udara), serta peningkatan kecepatan angin yang signifikan, yang berpotensi menyebabkan hujan lebat dan gelombang tinggi.

Berikut adalah rincian wilayah yang masuk dalam kategori waspada dan siaga:

1. Wilayah Kategori "SIAGA" (Hujan Sangat Lebat & Potensi Bencana)

BMKG mengimbau kewaspadaan tinggi karena potensi bencana hidrometeorologi (banjir, tanah longsor, angin kencang) di wilayah berikut:

  • DKI Jakarta: Terutama Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Kepulauan Seribu.

  • Jawa Barat: Bekasi, Karawang, dan wilayah Priangan Timur (Garut, Tasikmalaya, Ciamis).

  • Jawa Tengah: Pantura Barat hingga Tengah (Tegal, Pekalongan, Semarang, Demak, Kudus) serta wilayah pegunungan tengah (Banyumas, Banjarnegara, Wonosobo).

  • Banten: Wilayah Pandeglang dan sekitarnya.

  • Bali & Nusa Tenggara: Hampir seluruh wilayah Bali, NTB (Sumbawa, Bima), dan sebagian NTT.

  • Papua: Wilayah Pegunungan Bintang dan Yahukimo.

2. Wilayah Kategori "WASPADA" (Hujan Sedang – Lebat)

  • Jawa Timur: Termasuk wilayah Pasuruan, Malang, dan kawasan Tapal Kuda. Intensitas hujan diprediksi sedang hingga lebat, terutama pada siang hingga sore hari.

  • Sumatera: Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Lampung.

  • Kalimantan: Kalimantan Tengah, Timur, dan Selatan.

  • Sulawesi: Sulawesi Tengah, Barat, Selatan (Makassar, Gowa), dan Tenggara.


Dampak Spesifik untuk Pasuruan & Jawa Timur

Meskipun Jawa Timur berstatus "Waspada" (satu tingkat di bawah Siaga), kondisi di lapangan tetap kritis karena:

  1. Hujan Lokal: Terjadinya proses konvektif kuat yang memicu hujan lebat mendadak disertai petir.

  2. Angin Kencang: Terdapat peringatan dini angin kencang untuk wilayah Jawa Timur hari ini.

  3. Akumulasi Air: Hujan lebat di wilayah hulu (Gunung Arjuna/Welang) akan memperlambat surutnya banjir yang saat ini masih merendam 6.650 rumah.

Central Monitoring Control
PT.PKSS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mitigasi Langkah Awal Jika Terjadi Kebakaran

7 Cara Inspeksi APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

Penjagaan Kantor Selama Libur Lebaran