Antisipasi Giat Aksi Unjuk Rasa Jumat,1 Mei 2026


Kamis, 30 April 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: 

Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada Jumat, 1 Mei 2026, akan dipusatkan di beberapa titik utama di Jakarta dengan estimasi massa mencapai ratusan ribu orang. Berikut adalah rincian rencana kegiatan dan poin-poin antisipasi yang perlu diperhatikan:

1. Titik Konsentrasi Massa

  • Kawasan Monas (Pusat Utama): Diperkirakan dihadiri sekitar 400.000 orang, termasuk massa dari buruh dan ojek online. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir untuk menyampaikan sambutan kenegaraan.

  • Gedung DPR RI (Senayan): Kelompok buruh dari KSPI dan Partai Buruh awalnya merencanakan aksi di sini untuk menyuarakan tuntutan legislatif, namun sebagian besar massa dikabarkan akan bergabung ke Monas setelah koordinasi terakhir.

  • Istora Senayan: Lokasi "May Day Fiesta" dan deklarasi organisasi kemasyarakatan buruh.


2. Rekayasa Lalu Lintas & Transportasi

  • Ganjil Genap Ditiadakan: Karena 1 Mei merupakan hari libur nasional, kebijakan ganjil genap di Jakarta tidak berlaku.

  • Penutupan Jalan: Hindari ruas jalan menuju Medan Merdeka (Monas) dan area Senayan mulai pagi hari. Ribuan bus pengangkut massa diprediksi akan memadati kantong parkir di sekitar Monas dan jalur utama Jakarta Pusat.

  • Transportasi Publik: Pantau operasional KRL dan TransJakarta, terutama rute yang melintasi Stasiun Gambir dan Halte Monas, karena kemungkinan ada penyesuaian arus penumpang yang sangat padat.

3. Isu & Tuntutan Utama (May Day 2026)

Dalam aksi tahun ini, elemen buruh membawa 11 tuntutan krusial, di antaranya:

  • Pengesahan RUU Ketenagakerjaan sesuai putusan Mahkamah Konstitusi.

  • HOSTUM: Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah.

  • Reformasi Pajak: Kenaikan PTKP menjadi Rp7,5 juta dan penghapusan pajak THR.

  • Tarif Ojol: Mendesak penetapan potongan aplikasi maksimal 10%.

  • Perlindungan Kerja: Pengesahan RUU PPRT dan RUU Perampasan Aset.


4. Himbauan Keamanan

  • Aparat keamanan telah menyiapkan skema pengamanan ketat di sekitar wilayah ring 1 (Istana-Monas) dan gedung-gedung objek vital.

  • Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap potensi kepadatan arus kendaraan, terutama bagi yang bermukim di wilayah penyangga seperti Bogor dan Bekasi yang menjadi titik tolak ribuan massa menuju Jakarta.

Saran Operasional: Jika Anda memiliki rencana perjalanan atau tugas monitoring, disarankan untuk memantau CCTV lalu lintas secara real-time mulai pukul 06.00 WIB guna menghindari penumpukan bus di jalur protokol.

Central Monitoring Control
PT.PKSS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mitigasi Langkah Awal Jika Terjadi Kebakaran

7 Cara Inspeksi APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

Penjagaan Kantor Selama Libur Lebaran