Daftar Wilayah DIY yang Masuk Kemarau Akhir April 2026


Kamis, 23 April 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: 

Berdasarkan data prakiraan musim dari BMKG Stasiun Klimatologi Yogyakarta, wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mulai memasuki masa transisi menuju musim kemarau pada akhir April 2026. Penurunan curah hujan mulai terpantau signifikan di beberapa zona musim (ZOM).

Berikut adalah daftar lengkap wilayah di DIY yang diprediksi memasuki awal musim kemarau pada akhir April 2026, yang telah saya rapikan agar lebih mudah dibaca:


1. Kabupaten Kulon Progo

Hampir seluruh wilayah tengah ke selatan Kulon Progo menjadi yang terdepan memasuki kemarau:

  • Wates & Panjatan

  • Temon & Galur

  • Lendah & Sentolo

  • Pengasih, Kokap, Nanggulan, dan Girimulyo.

2. Kabupaten Gunungkidul

Wilayah ini memiliki cakupan kemarau paling luas di akhir April:

  • Zona Pesisir & Selatan: Purwosari, Panggang, Saptosari, Tanjungsari, Tepus, Girisubo, dan Rongkop.

  • Zona Tengah: Wonosari, Semanu, Paliyan, Karangmojo, dan Ponjong.

  • Zona Utara: Semin, Nglipar, Ngawen, dan Gedangsari.

  • Sebagian wilayah: Kapanewon Patuk dan Kapanewon Playen.

3. Kabupaten Bantul

Kemarau mulai mendominasi wilayah selatan dan beberapa titik di bagian tengah:

  • Wilayah Selatan: Srandakan, Sanden, Kretek, dan Pundong.

  • Wilayah Tengah: Pandak, Bambanglipuro, Bantul, Jetis, dan Imogiri.

  • Wilayah Transisi (Sebagian): Sedayu, Pajangan, Pleret, dan Dlingo.

4. Kabupaten Sleman

Hanya wilayah-wilayah tertentu di Sleman yang sudah mulai memasuki kemarau di akhir April ini:

  • Wilayah Timur: Prambanan.

  • Wilayah Barat (Sebagian): Minggir dan Moyudan.

Catatan Penting BMKG untuk Wilayah DIY:

  • Puncak Musim Kemarau: Diperkirakan akan terjadi pada Agustus 2026.

  • Potensi Bencana: Meskipun masuk kemarau, warga diimbau tetap waspada terhadap potensi angin kencang atau puting beliung yang sering menyertai masa transisi (pancaroba) di wilayah yang belum sepenuhnya kering seperti Sleman bagian utara dan Kota Yogyakarta.

  • Persiapan Pertanian: Petani disarankan untuk segera menyesuaikan pola tanam dan mulai melakukan penghematan penggunaan air irigasi.

Central Monitoring Control

PT.PKSS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mitigasi Langkah Awal Jika Terjadi Kebakaran

7 Cara Inspeksi APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

Penjagaan Kantor Selama Libur Lebaran