Kereta Terdampak Longsor Maswati-Sasaksaat
Rabu, 01 April 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:
Informasi terkini per Rabu malam, 1 April 2026, menunjukkan bahwa jalur kereta api di petak jalan Maswati–Sasaksaat (Kabupaten Bandung Barat) lumpuh total akibat material longsor yang menutupi rel di KM 142+8/9 sejak pukul 14.53 WIB.
Berikut adalah poin-poin penting kondisi di lapangan:
1. Kronologi Kejadian
Penyebab: Hujan deras dengan intensitas tinggi memicu tebing di tepi rel longsor.
Insiden KA Ciremai: KA Ciremai (Semarang Tawang–Bandung) menabrak material longsoran tersebut karena posisi longsor berada di jalur menikung sehingga tidak terlihat oleh masinis. Lokomotif dilaporkan keluar jalur (anjlok), namun seluruh penumpang dan kru dalam kondisi selamat.
2. Daftar Kereta yang Terdampak & Dibatalkan
Akibat jalur yang belum bisa dilalui, sejumlah perjalanan mengalami pembatalan sebagian relasi atau pengalihan rute:
KA Ciremai (174B & 173B)
KA Serayu (288-289): Relasi Pasarsenen–Purwokerto dibatalkan untuk lintas Pasarsenen–Cimahi. Perjalanan hanya dimulai dari Cimahi menuju Purwokerto menggunakan rangkaian cadangan.
KA Harina (102): Surabaya Pasarturi–Bandung.
KA Papandayan (129B): Garut–Gambir.
KA Commuter Line: Lintas Garut–Purwakarta (KA 349 & 350).
KA Argo Parahyangan: Gambir–Bandung juga mengalami gangguan operasional.
3. Penanganan & Kompensasi
Evakuasi: Petugas dari Daop 2 Bandung sedang melakukan evakuasi lokomotif KA Ciremai dan pembersihan material tanah secara manual maupun dengan alat berat. KAI menargetkan pembersihan jalur selesai dalam waktu beberapa jam ke depan (estimasi awal 5 jam sejak sore tadi).
Pola Oper Stappen: Penumpang KA Ciremai dialihkan menggunakan armada bus untuk melanjutkan perjalanan ke tujuan.
Refund Tiket: KAI memberikan kompensasi pengembalian biaya tiket 100% bagi penumpang yang terdampak. Pembatalan dapat dilakukan hingga H+7 melalui aplikasi Access by KAI atau loket stasiun.
Saran: Bagi Anda yang berencana melakukan perjalanan melewati jalur Bandung–Purwakarta/Jakarta malam ini, disarankan untuk memantau update melalui kanal resmi KAI atau mempertimbangkan moda transportasi alternatif karena jalur masih dalam proses sterilisasi.
Central Monitoring Control
PT.PKSS
Komentar
Posting Komentar