Gunung Lewotobi Laki-laki Naik ke Level Siaga, Aktivitas Radius 5 Km Dilarang
Senin, 18 Mei 2026 CMC PKSS Menginformasikan:
Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur naik dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga), terhitung sejak Selasa (12/5/2026) pukul 13.00 WITA.
Melihat situasi ini, masyarakat sekitar diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.
Berikut adalah update kondisi dan situasi terkini mengenai Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), per hari ini, Senin, 18 Mei 2026:
1. Dasar Kenaikan Status ke Level III (Siaga)
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan tingkat aktivitas gunung ini sejak tengah pekan lalu (12 Mei 2026) pukul 13.00 WITA dan status tersebut masih dipertahankan secara ketat hingga hari ini.
- Pemicu Utama: Terjadi lonjakan drastis pada parameter Gempa Vulkanik Dalam (VA) yang merekam antara 21 hingga 32 kejadian per hari. Hal ini mengindikasikan adanya pergerakan atau suplai magma yang sangat kuat dari kedalaman menuju ke permukaan sistem gunung api.
- Aktivitas Dangkal: Selain gempa dalam, gempa Tremor Non-Harmonik juga terekam tinggi dan persisten (17–27 kejadian per hari). Ini menandakan bahwa fluida di bagian dangkal kawah masih terus bergerak secara kontinu, memicu akumulasi tekanan yang berpotensi melahirkan erupsi skala kecil hingga menengah sewaktu-waktu.
2. Penegasan Zona Larangan Aktivitas (Radius 5 Km)
Petugas Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki menegaskan kembali aturan sterilisasi kawasan rawan bencana:
- Masyarakat, petani, maupun wisatawan dilarang keras mendekat atau melakukan aktivitas apa pun dalam radius 5 kilometer (Km) dari pusat erupsi kawah utama.
- Pihak berwenang dan relawan di lapangan saat ini memperketat pengawasan karena sempat dilaporkan adanya sebagian warga penyintas yang mencoba kembali ke zona KRB III pada siang hari untuk mengurus lahan pertanian dan ternak mereka. Demi keselamatan, warga diimbau kembali ke daerah aman atau posko hunian sementara (huntara), terutama menjelang malam hari.
3. Daftar Desa Waspada Terdampak
Badan penanggulangan bencana daerah memetakan beberapa desa yang posisinya paling rawan dan masuk dalam pemantauan jalur sektoral maupun ancaman hujan abu serta lahar dingin:
- Desa Dulipali
- Desa Padang Pasir
- Desa Nobo
- Desa Nurabelen
- Desa Klatanlo
- Desa Hokeng Jaya
- Desa Boru
- Desa Nawakote
4. Banjir Lahar Hujan
- Mengingat dinamika cuaca lokal yang masih berpotensi menurunkan hujan di area puncak, masyarakat yang bermukim di dekat daerah aliran sungai (DAS) yang berhulu di Gunung Lewotobi Laki-laki diwajibkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjangan banjir lahar dingin.
- Petugas terus mengimbau warga untuk selalu mengenakan masker pelindung pernapasan saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik tipis yang terbawa angin.
Demikian kami informasikan, terima kasih.
Sumber: Kompas
Komentar
Posting Komentar