Mitigasi Personil Satuan Pengamana Jika Terjadi Kebakaran Perkantoran
Selasa, 12 Mei 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:
Jika terjadi kebakaran di lingkungan perkantoran, anggota Satpam memegang peranan vital sebagai First Responder atau penanggap pertama. Berdasarkan standar operasional keamanan, berikut adalah langkah-langkah mitigasi dan tindakan yang harus dilakukan oleh Satpam:
1. Tahap Penemuan Titik Api (Initial Action)
Identifikasi & Konfirmasi: Segera menuju sumber bunyi alarm atau lokasi laporan untuk memastikan kebenaran api.
Padamkan Api Kecil: Jika api masih dalam skala kecil dan terkendali, segera gunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) terdekat dengan teknik PASS (Pull, Aim, Squeeze, Sweep).
Aktivasi Alarm: Jika api tidak dapat dipadamkan sendiri, segera pecahkan kaca Manual Call Point (MCP) untuk mengaktifkan alarm gedung secara menyeluruh.
2. Tahap Evakuasi dan Penyelamatan
Mengarahkan Massa: Satpam di tiap lantai harus segera mengarahkan karyawan dan tamu menuju tangga darurat, bukan lift. Gunakan pengeras suara atau megaphone jika perlu.
Penyisiran Ruangan: Pastikan tidak ada orang yang tertinggal di ruangan tertutup, toilet, atau ruang ibadah sebelum meninggalkan lantai tersebut.
Prioritas Penyelamatan: Berikan bantuan khusus kepada penyandang disabilitas, lansia, atau ibu hamil.
Titik Kumpul (Assembly Point): Satpam di area luar harus memastikan seluruh orang berkumpul di titik aman dan melakukan pendataan (headcount).
3. Tahap Koordinasi dan Pengamanan Area
Hubungi Dinas Pemadam: Segera hubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan berikan informasi akurat mengenai lokasi serta material yang terbakar.
Sterilisasi Akses: Pastikan akses masuk untuk mobil Damkar bebas dari parkir kendaraan atau hambatan lainnya.
Amankan Aset: Cegah orang yang tidak berkepentingan masuk kembali ke gedung untuk menghindari penjarahan atau risiko cedera selama proses pemadaman.
4. Tahap Pelaporan (SITREP)
Laporan Situasi Awal: Segera laporkan kejadian kepada pimpinan atau unit operasional terkait (seperti koordinasi dengan Chief Operations/CO) mengenai kronologi singkat dan status terkini.
Dokumentasi: Catat waktu kejadian, langkah yang telah diambil, dan jumlah personil yang terlibat untuk bahan evaluasi dan investigasi lebih lanjut.
Langkah-langkah ini sangat penting untuk memastikan keselamatan personil dan meminimalisir kerugian operasional di unit kerja.
Central Monitoring Control
PT.PKSS
Komentar
Posting Komentar