Polda Metro Jaya Kerahkan 3.545 Personel Amankan Demo Hardiknas Hari Ini
Senin, 04 Mei 226 TIM CMC PKSS Menginformasikan:
Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 3.545 personel gabungan untuk mengawal aksi unjuk rasa dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dijadwalkan berlangsung di beberapa titik di Jakarta Pusat hari ini, Senin (4/5/2026).
Langkah pengamanan ini diambil guna memastikan penyampaian aspirasi oleh elemen mahasiswa dan masyarakat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Fokus Pengamanan dan Lokasi Aksi
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa ribuan personel tersebut akan disebar di sejumlah lokasi strategis yang menjadi pusat konsentrasi massa, di antaranya:
Kawasan Silang Selatan Monas / Medan Merdeka Selatan (DEMA UIN Syarif Hidayatullah – Mulai pukul 10.00 WIB).
Gedung Kemendikti Saintek & Kemendikdasmen (BEM SI Kerakyatan & Koalisi Masyarakat Sipil – Mulai pukul 11.00 WIB).
Gedung DPR/MPR RI (BEM UNINDRA – Mulai pukul 11.00 WIB).
Pendekatan Humanis dan Persuasif
Dalam keterangannya, pihak kepolisian menegaskan akan mengedepankan pendekatan humanis dalam melayani massa aksi. Sebanyak 250 personel Sabuk Kamtibmas juga dikerahkan secara khusus untuk menjaga kelancaran kegiatan.
Tuntutan Massa Aksi
Aksi hari ini merupakan kelanjutan (eskalasi) dari gerakan pada Sabtu (2/5) lalu. Beberapa poin utama yang dibawa oleh Aliansi BEM SI dan kelompok mahasiswa lainnya meliputi:
Revisi UU Sisdiknas dan perluasan wajib belajar menjadi 16 tahun.
Peningkatan kesejahteraan guru dan kepastian status guru honorer.
Reformasi tata kelola anggaran pendidikan guna menghentikan komersialisasi pendidikan.
Evaluasi program pendukung agar lebih seimbang dengan kebutuhan substantif sektor pendidikan.
Rekayasa Lalu Lintas
Terkait arus lalu lintas, pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalin di sekitar wilayah Medan Merdeka dan Senayan. Namun, penerapan penutupan jalan akan bersifat situasional atau situasional-fleksibel, tergantung pada volume massa di lapangan. Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan tersebut atau mencari rute alternatif guna menghindari potensi kepadatan.
Central Monitoring Control
PT.PKSS
Komentar
Posting Komentar