Satu Lajur Arah Semanggi Ditutup, Rekayasa Lalu Lintas di Sudirman Berlaku hingga 5 Mei


Senin, 04 Mei 2026 TIM CMC PKSS Meginformasikan: 

Para pengguna jalan yang kerap melintasi jalur utama Jenderal Sudirman diimbau untuk lebih waspada dan mengantisipasi keterlambatan. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas menyusul adanya penutupan satu lajur jalan di koridor tersebut yang dijadwalkan berlangsung hingga Selasa, 5 Mei 2026.

Penutupan ini dilakukan pada satu lajur yang mengarah ke Jembatan Semanggi, guna mendukung kelancaran pekerjaan infrastruktur atau perbaikan fasilitas umum di area tersebut.

Detail Rekayasa Lalu Lintas

Berdasarkan informasi dari otoritas terkait, berikut poin penting rekayasa lalu lintas yang perlu diketahui:

  • Lokasi Penutupan: Satu lajur paling kiri/kanan (menyesuaikan area pengerjaan) di Jalan Jenderal Sudirman arah Semanggi.

  • Durasi: Berlaku setiap hari hingga 5 Mei 2026.

  • Titik Kepadatan: Potensi penumpukan kendaraan diprediksi terjadi pada jam sibuk pagi dan sore hari, terutama di titik penyempitan (bottleneck) sebelum area penutupan.

Rute Alternatif

Untuk menghindari kemacetan panjang, pengendara disarankan untuk mempertimbangkan rute alternatif berikut:

  1. Arah Selatan ke Pusat: Pengendara dari arah Blok M dapat menggunakan jalur alternatif melalui Jalan SCBD atau berbelok ke arah Jalan Gatot Subroto terlebih dahulu.

  2. Jalur Arteri: Memanfaatkan jalan-jalan pendukung seperti Jalan HR Rasuna Said atau Jalan Kyai Maja/Jalan Pierre Tandean untuk menghindari koridor Sudirman.

Imbauan Keamanan

Pihak keamanan dan petugas lapangan telah disiagakan di titik-titik krusial untuk membantu pengaturan arus kendaraan. Masyarakat diimbau untuk:

  • Mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti instruksi petugas di lapangan.

  • Memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui aplikasi navigasi digital sebelum memulai perjalanan.

  • Berangkat lebih awal guna mengantisipasi kepadatan yang mungkin terjadi akibat pengurangan kapasitas jalan.

Situasi lalu lintas diprediksi akan kembali normal setelah pengerjaan selesai dan seluruh lajur dibuka kembali pada tanggal 6 Mei mendatang.

Central Monitoring Control

PT.PKSS

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mitigasi Langkah Awal Jika Terjadi Kebakaran

7 Cara Inspeksi APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

Penjagaan Kantor Selama Libur Lebaran