Postingan

Pekanbaru Diselimuti Kabut Asap Pekat, Jarak Pandang Kini Kurang dari 1 Km

Gambar
Rabu, 07 Oktober 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Kualitas udara di Kota Pekanbaru capai tingkat berbahaya. Berdasarkan laporan dan pemantauan terkini dari detiknews , berikut adalah rangkuman lengkap dan detail mengenai kondisi kabut asap di Kota Pekanbaru: Jarak Pandang Menurun Drastis: Kota Pekanbaru, Riau, diselimuti kabut asap pekat yang membuat jarak pandang di sejumlah wilayah menurun hingga kurang dari 1 kilometer . Beberapa kawasan ikonik seperti sekitar Jembatan Siak III tampak tertutup kabut tebal. Kualitas Udara Masuk Level "Sangat Tidak Sehat": Berdasarkan pemantauan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), kualitas udara di Pekanbaru berada pada level yang mengkhawatirkan atau sangat tidak sehat. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga terhadap kesehatan, terutama risiko gangguan pernapasan (ISPA) dan iritasi mata. Penyebab Utama (Karhutla): Kabut asap pekat ini bersumber dari dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain titik api yang terpantau di...

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Sebagian Buruh Rayakan.

Gambar
Rabu, 07 Oktober 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan akhirnya disahkan menjadi Undang-Undang (UU) oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam Rapat Paripurna kemarin, Selasa (6/10/2026). Secara resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi Undang-Undang (UU) pada hari ini. Regulasi baru ini merupakan tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 168/PUU-XXI/2023 yang mengamanatkan pemisahan klaster ketenagakerjaan dari Undang-Undang Cipta Kerja. Secara komprehensif, UU Pelindungan Ketenagakerjaan terdiri dari 23 Bab dan 313 Pasal . Berikut adalah rincian informasi berita lengkap beserta cakupan pasal dan substansinya: Sistematika Bab dan Poin Substansi Pasal Utama Undang-undang baru ini memuat sejumlah pembaruan mendasar yang diatur secara terperinci ke dalam pasal-pasal berikut: Ketentuan Umum, Asas, dan Tujuan (Bab Awal): Menjadi landasan filosofis dan definisi hukum d...

Ledakan Diduga Terjadi di Perumahan San Antonio Pakuwon City Surabaya - 5 Orang Terluka

Gambar
  Selasa, 06 Oktober 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Ledakan dilaporkan terjadi di kawasan perumahan San Antonio, Pakuwon City, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10/2026) pagi. Informasi awal yang beredar menyebutkan ledakan tersebut diduga berkaitan dengan LPG. Namun, hingga berita ini ditulis, penyebab pasti ledakan belum diketahui. Lokasi titik ledakan juga belum diketahui secara pasti. Dari informasi yang dihimpun, terlihat bagian bangunan di kawasan tersebut mengalami kerusakan. Akses menuju kawasan yang diduga menjadi lokasi kejadian disebut telah ditutup oleh petugas keamanan. Demikian kami informasikan, terima kasih Sumber: Tribunnews/Surabaya

Gempa M 4,3 Kembali Guncang Sumba Barat Daya, Tidak Berpotensi Tsunami

Senin, 05 Oktober 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,3 kembali mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (5/10/2026) malam.  Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, mengatakan, gempa terjadi pada pukul 20.17.20 Wita.  Episenter gempa berada pada koordinat 9,77 derajat Lintang Selatan dan 118,94 derajat Bujur Timur.  Lokasi tersebut berada di laut, sekitar 20 kilometer sebelah selatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.  Berdasarkan hasil pemodelan BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.  Gempa juga dirasakan oleh masyarakat di Tambolaka. Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), intensitas gempa mencapai III-IV MMI di Kota Tambolaka.  Selain di Sumba Barat Daya, getaran gempa juga dirasakan hingga Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), dengan intensitas III MMI.  Pada skala tersebut, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada tru...

Waspada Macet di Sejumlah Jalan Jakarta Hari Ini, Ada Indonesia Vs Thailand dan Aksi BEM SI

Gambar
Senin, 05 Oktober 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Sejumlah ruas jalan di Jakarta berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas pada Senin (5/10/2026). Kondisi tersebut dipicu dua kegiatan yang berlangsung di kawasan berbeda, yakni final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan aksi unjuk rasa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Gedung DPR/MPR RI.  Final FIFA ASEAN Cup 2026 yang mempertemukan tim nasional Indonesia dan Thailand dijadwalkan berlangsung di SUGBK mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.  TMC Polda Metro Jaya menyebut peningkatan volume kendaraan, kepadatan arus lalu lintas, serta rekayasa lalu lintas berpotensi terjadi di sejumlah ruas jalan sekitar GBK. Berikut ringkasan ruas jalan utama di sekitar GBK yang berpotensi mengalami kepadatan: Jalan Jenderal Sudirman Jalan Gatot Subroto Jalan Gerbang Pemuda Jalan Pintu Satu Senayan Jalan Asia Afrika Jalan Gelora Berikut rute alternatif yang disiapkan Dishub DKI J...

Demo Mahasiswa di Depan DPR Hari Ini, Lalu Lintas Akan Direkayasa Situasional

Gambar
Senin, 05 Oktober 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Aksi unjuk rasa oleh kelompok mahasiswa (di antaranya dari BEM SI) yang digelar di depan Gedung DPR/MPR RI hari ini berdampak pada pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi.  Pihak kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional guna mengantisipasi kepadatan kendaraan serta menyesuaikan dengan dinamika situasi di lapangan. Berikut adalah poin-poin penting terkait aksi dan imbauan bagi masyarakat: Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional: Penutupan atau pengalihan arus di sekitar Jalan Gatot Subroto dan area Gedung DPR/MPR RI diterapkan melihat kondisi pergerakan massa di lapangan. Imbauan bagi Pengguna Jalan: Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan sekitar DPR/MPR RI, merencanakan perjalanan lebih awal, serta mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan. Pengamanan Aparat: Ribuan personel gabungan telah disiagakan oleh Polda Metro Jaya untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa agar tetap te...

Polda Metro Siagakan 3.983 Personel Kawal Demo Mahasiswa di DPR

Gambar
Senin, 05 Oktober 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:  Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 3.983 personel gabungan untuk mengawal aksi unjuk rasa mahasiswa di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat. Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, pengamanan gabungan tersebut terdiri atas: 3.219 personel Polri 255 personel TNI 109 personel Pemda DKI Jakarta 400 personel pengamanan dalam (Pamdal) Selain titik utama di depan Gedung DPR, pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas juga disiapkan di jalur pergerakan massa serta kawasan strategis lainnya guna mengantisipasi kepadatan. Polisi mengimbau agar penyampaian aspirasi dilakukan secara tertib dan damai, serta meminta masyarakat yang melintas di sekitar lokasi untuk mencari jalur alternatif atau menyesuaikan perjalanan secara situasional. Demikian kami informasikan, terima kasih  Sumber: Detiknews/Media Siber