691 KK Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Sitaro Sulut, 17 Tewas


Jumat, 09 Januari 2026 CMC PKSS Menginformasikan:

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 691 kepala keluarga (KK) mengungsi akibat dampak banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya menyampaikan, proses pendataan terhadap para pengungsi masih terus dilakukan untuk memastikan seluruh warga terdampak memperoleh bantuan dan layanan dasar yang diperlukan.

Operasi pencarian dan penyelamatan korban, pendataan dampak, serta penyaluran bantuan logistik tetap menjadi prioritas utama di wilayah terdampak.

Berdasarkan update pada Kamis (8/1), jumlah korban jiwa meninggal dunia tercatat sebanyak 17 orang, termasuk satu korban anak yang ditemukan pada Rabu, (7/1).

perawatan, sementara empat orang korban lainnya dirujuk ke fasilitas kesehatan di Manado guna memperoleh penanganan medis lanjutan sesuai kondisi masing-masing.

Dari sisi kerusakan, tercatat 30 unit rumah hilang, 52 unit rumah rusak berat, 29 unit rumah rusak sedang, dan 89 unit rumah rusak ringan.

Selain itu, tiga unit fasilitas pendidikan terdampak, sejumlah bangunan kantor dan infrastruktur mengalami kerusakan, serta beberapa akses jalan masih terputus dan dalam pendataan lanjutan.

BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sulawesi Utara, instansi terkait, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam rangka percepatan penanganan darurat.

Sekarang ini, bantuan darurat juga sudah disalurkan ke wilayah terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.


Demikian kami informasikan terima kasih.

Sumber: CNN Indonesia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Demo Mahasiswa BEM UI di Bundaran HI Hari Ini, Pengguna Jalan Diimbau Hindari Ruas Ini

Kronologi Situasi Terkini Massa di Flyover Slipi dan Sekitar Gedung DPR RI Dini Hari Ini

7 Cara Inspeksi APAR (Alat Pemadam Api Ringan)