Warga Jateng Siap-siap, Puncak Musim Kemarau Terjadi Agustus 2026, Ini Daftar Wilayahnya
Rabu, 22 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Tengah memprediksi puncak musim kemarau di Jawa Tengah secara umum akan terjadi pada bulan Agustus 2026.
Sejumlah wilayah di Jawa Tengah bahkan telah masuk dalam status waspada kekeringan meteorologis akibat curah hujan yang berada jauh di bawah ambang normal serta minimnya tutupan awan yang membuat cuaca siang hari terasa jauh lebih terik.
Berikut adalah rincian informasi dan daftar wilayah yang perlu bersiap menghadapi puncak musim kemarau:
1. Daftar Wilayah Berstatus Waspada Kekeringan Meteorologis
Berdasarkan Peringatan Dini Kekeringan BMKG, sebanyak 18 kabupaten/kota di Jawa Tengah masuk dalam daftar daerah yang paling diwaspadai mengalami krisis air bersih dan penurunan debit air baku, meliputi:
Kabupaten Batang
Kabupaten Kendal
Kota Semarang & Kabupaten Semarang
Kabupaten Demak
Kabupaten Purworejo
Kabupaten Jepara
Kabupaten Kudus
Kabupaten Pati
Kabupaten Rembang
Kabupaten Blora
Kabupaten Grobogan
Kabupaten Klaten
Kota Surakarta (Solo)
Kabupaten Sukoharjo
Kabupaten Wonogiri
Kabupaten Sragen
Kota Magelang & Kabupaten Magelang
2. Catatan Khusus Wilayah dengan Karakteristik Berbeda
Wilayah Puncak Kemarau Lebih Cepat (Juli 2026):
Sejumlah daerah seperti Kota Surakarta serta sebagian besar wilayah Kabupaten Kudus, Blora, Demak, Sragen, Karanganyar, dan Sukoharjo telah lebih dulu merasakan puncak kekeringan sejak Juli 2026. Wilayah Kemarau Terpanjang:
Kabupaten Pati bagian timur dan Kabupaten Rembang diprediksi mengalami durasi kemarau paling panjang yang bisa tembus hingga 25–27 dasarian (sekitar 8 sampai 9 bulan). Wilayah Puncak Kemarau Lebih Lambat:
Kepulauan Karimunjawa diperkirakan baru akan mencapai puncak musim kemarau pada bulan September 2026.
Komentar
Posting Komentar