Aktivitas Vulkanik Meningkat, Gunung Merapi Catat Puluhan Kali Gempa Guguran dan Siaga Erupsi
Minggu, 30 Agustus 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan tingkat aktivitas vulkanik Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DI Yogyakarta masih sangat tinggi pada Minggu (30/8/2026). Menyusul rangkaian erupsi dan luncuran awan panas beberapa hari sebelumnya, gunung berapi aktif ini kembali mencatatkan puluhan kali gempa guguran sejak Minggu pagi.
Berdasarkan data pengamatan instrumental hingga pukul 12.00 WIB, tercatat sebanyak 26 kali gempa guguran, 10 kali gempa hybrid atau fase banyak, serta 1 kali gempa vulkanik dangkal.
Potensi Bahaya dan Rekomendasi Resmi
Sektor Potensi Guguran:
Potensi bahaya saat ini berada pada sektor selatan-barat daya yang meliputi Kali Boyong sejauh maksimal 5 km, serta Kali Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 km. Sementara itu, sektor tenggara mencakup Kali Woro sejauh maksimal 3 km dan Kali Gendol 5 km. Lontaran Material:
Jika terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius hingga 3 km dari puncak. Imbauan Masyarakat:
Warga di sekitar lereng Merapi diminta agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya serta mewaspadai bahaya lahar hujan terutama jika terjadi cuaca hujan deras di puncak gunung.
Pihak BPPTKG menetapkan status Gunung Merapi tetap pada Level III (Siaga) dan terus memantau dinamika aktivitas vulkanik secara intensif guna mengantisipasi perubahan ancaman awan panas lanjutan.
Demikian kami informasikan, terima kasih.
Sumber: Tribunjogja.com
Komentar
Posting Komentar