BMKG Deteksi 139 Titik Panas di NTB, Melonjak 6 Kali Lipat dalam 4 Hari
Jumat, 14 Agustus 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sebanyak 139 titik panas (hotspot) yang tersebar di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). Jumlah ini mengalami lonjakan tajam hingga enam kali lipat dalam kurun waktu empat hari terakhir seiring dengan berlangsungnya puncak musim kemarau serta pengaruh fenomena El Nino.
Perkembangan Jumlah Titik Panas:
10 Agustus 2026: 22 titik
11 Agustus 2026: 45 titik
12 Agustus 2026: 75 titik
13 Agustus 2026: 139 titik
Potensi Kerawanan Kebakaran (SPARTAN): Melalui Sistem Peringatan Kebakaran Hutan dan Lahan (SPARTAN), BMKG memetakan tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah yang menunjukkan sebagian besar wilayah NTB berada pada kategori merah, yang berarti sangat kering dan sangat mudah terbakar.
Kondisi Pendukung Cuaca: Situasi kering ini turut diperparah oleh angin yang bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 37 kilometer per jam, serta suhu udara harian yang berada di kisaran 19 hingga 34 derajat Celsius. Embusan angin yang cukup kencang berpotensi mempercepat penyebaran api apabila terjadi kebakaran.
BMKG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran terbuka saat membersihkan lahan atau gulma perkebunan selama periode kemarau ini serta segera melaporkan jika menemukan titik api di lingkungan sekitar.
Demikian kami informasikan, terima kasih
Sumber: BMKG/Kompas/CMC
Komentar
Posting Komentar