Gunung Semeru Kembali Erupsi: Kolom Abu Setinggi 800 Meter, Status Siaga (Level III)


Minggu, 09 Agustus 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:

Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, dilaporkan kembali mengalami erupsi pada Minggu malam, 9 Agustus 2026. Berdasarkan laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), aktivitas vulkanik ini mencatatkan tinggi kolom abu mencapai sekitar 800 meter di atas puncak atau kurang lebih 4.476 meter di atas permukaan laut.

Detail Aktivitas Erupsi

  • Waktu Kejadian: Minggu malam (9/8/2026).

  • Arah Abu: Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang yang bergerak ke arah utara.

  • Analisis Seismograf: Erupsi terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 22 mm dan durasi sementara tercatat selama ± 2 menit 5 detik.

Status dan Rekomendasi Keselamatan

Saat ini, Gunung Semeru masih berada di Level III (Siaga). Sehubungan dengan peningkatan aktivitas tersebut, PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi ketat bagi masyarakat, pendaki, maupun wisatawan untuk menghindari zona-zona berbahaya:

  1. Sektor Tenggara (Besuk Kobokan): Masyarakat dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, dalam jarak 13 km dari puncak (pusat erupsi).

  2. Sempadan Sungai Besuk Kobokan: Di luar jarak 13 km, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan. Wilayah ini berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

  3. Radius 5 Kilometer dari Puncak: Steril dari segala aktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Semeru guna menghindari bahaya lontaran batu pijar.

  4. Waspada Aliran Sungai: Masyarakat diminta untuk mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru, dengan fokus utama pada:

    • Besuk Kobokan

    • Besuk Bang

    • Besuk Kembar

    • Besuk Sat

    • Serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang menjadi anak sungai dari Besuk Kobokan.

Demikian kami informasikan, terima kasih

Sumber: SindoNews.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Cara Inspeksi APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

Ada Demo Mahasiswa di Patung Kuda Jakpus dan DPR Hari Ini, Waspadai Potensi Kemacetan

Penjagaan Kantor Selama Libur Lebaran