Musim Kemarau Sulteng Diprediksi Berlanjut hingga Akhir 2026, Ini Kata BMKG


Selasa, 11 Agustus 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: 

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Selasa, 11 Agustus 2026, kondisi musim kemarau di wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) diprediksi akan berlanjut hingga akhir tahun 2026.

Berikut adalah poin-poin utama terkait prediksi tersebut:

  • Kondisi Kering: BMKG memprediksi musim kemarau di Sulteng berlangsung lebih kering dari biasanya. Hal ini dipicu oleh beberapa faktor atmosfer, termasuk fenomena El Nino yang diprediksi memiliki kekuatan cukup kuat, sehingga menghambat pertumbuhan awan hujan.

  • Dampak Cuaca: Berkurangnya pertumbuhan awan mengakibatkan penurunan curah hujan dan tingkat kelembapan udara di wilayah tersebut.

  • Perkembangan Musim: Kondisi kemarau di Sulteng terpantau mulai terjadi sejak Juli 2026 dan cakupan wilayahnya semakin meluas pada Agustus 2026.

  • Kesiapsiagaan: Pihak BMKG (melalui forecaster Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al Jufri Palu) menyatakan bahwa perkiraan ini bersifat jangka panjang dan akan terus diperbarui secara berkala sesuai dengan hasil pemantauan iklim terkini.

Masyarakat dan pemerintah daerah sebelumnya telah diimbau untuk waspada terhadap dampak kemarau panjang, seperti potensi penurunan debit air, ancaman kekeringan di sektor pertanian (terutama di wilayah seperti Sigi, Parigi Moutong, dan Donggala), serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Demikian kami informasikan, terima kasih

Sumber: BMKG/Kompas/CMC

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Cara Inspeksi APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

Ada Demo Mahasiswa di Patung Kuda Jakpus dan DPR Hari Ini, Waspadai Potensi Kemacetan

Penjagaan Kantor Selama Libur Lebaran