Semeru Luncurkan Lava Pijar 1,5 Km saat Karhutla, Warga Diminta Waspada
Aktivitas vulkanik ini terjadi di tengah kepungan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sedang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Semeru, tercatat ada 14 kali letusan dengan tinggi kolom abu berkisar antara 300 hingga 600 meter serta asap kelabu tebal yang condong bergerak ke arah barat.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, menyampaikan bahwa status gunung tertinggi di Pulau Jawa ini masih bertahan di Level III (Siaga). Mengingat peningkatan aktivitas yang bersamaan dengan bencana Karhutla, petugas mengeluarkan sejumlah rekomendasi ketat bagi masyarakat:
Zona Larangan Beraktivitas: Warga dilarang melakukan aktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang alur Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari pusat erupsi puncak.
Waspada Bahaya Sekunder:
Masyarakat diminta siaga terhadap potensi ancaman awan panas guguran (APG), guguran lava susulan, serta banjir lahar hujan di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru.
Petugas terus mengimbau warga di sekitar kawasan terdampak untuk senantiasa mematuhi arahan keselamatan demi menghindari risiko bahaya vulkanik maupun dampak meluasnya karhutla.
Demikian kami informasikan, terima kasih.
Sumber: Detikjatim.com
Komentar
Posting Komentar