Atmosfer Kering Picu Suhu Panas Ekstrem di Bali dan Nusra hingga Akhir September 2026

Senin, 28 September 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi atmosfer kering masih akan terus berlangsung hingga akhir September 2026. Fenomena ini memicu peningkatan suhu udara maksimum di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Bali dan kawasan Nusa Tenggara (Nusra).

Lonjakan suhu ini selaras dengan catatan BMKG pada periode 20–23 September 2026, di mana suhu maksimum sempat melampaui 37,0°C di sejumlah wilayah seperti Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Lampung, dan Sulawesi Tenggara. Sementara itu, pantauan titik panas (hotspot) per 24 September masih terdeteksi di berbagai pulau, meliputi Sumatera (28 titik), Kalimantan (215 titik), Jawa (18 titik), Nusa Tenggara (14 titik), Sulawesi (6 titik), serta Maluku dan Papua (129 titik).

Hari Tanpa Hujan Kategori Ekstrem

Selain suhu panas, hasil pemantauan Hari Tanpa Hujan (HTH) menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Jawa, khususnya bagian tengah hingga timur, telah memasuki kategori ekstrem panjang atau lebih dari 60 hari tanpa hujan.

Kondisi serupa turut melanda sejumlah daerah lain, di antaranya:

  • Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan sebagian Nusa Tenggara Timur (NTT).

  • Sumatera bagian selatan.

  • Kalimantan bagian selatan.

  • Sulawesi bagian selatan dan tenggara.

Faktor Pemicu dan Potensi Curah Hujan

Kondisi kering berkepanjangan ini dipicu oleh dinamika iklim global, di mana aktivitas El NiƱo masih berada dalam kategori sangat kuat. Hal tersebut membuat aktivitas pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia menjadi jauh berkurang.

Secara umum, curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan berada pada kategori rendah hingga menengah hingga awal Oktober 2026.

Kendati demikian, dinamika atmosfer yang masih aktif memungkinkan terjadinya hujan lokal di beberapa wilayah tertentu. Berdasarkan rilis resmi BMKG untuk periode 25 September hingga 1 Oktober 2026, beberapa daerah berpotensi mengalami hujan dengan rincian berikut:

  • Peningkatan Hujan Intensitas Sedang: Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Papua Pegunungan, dan Papua.

  • Siaga Hujan Lebat hingga Sangat Lebat: Sumatera Utara, Bengkulu, Sumatera Barat, dan Papua Tengah/Pegunungan.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang mengalami kekeringan ekstrem dan suhu panas untuk senantiasa menjaga kesehatan, menghemat penggunaan air bersih, serta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan.

Demikian kami informasikan, terima kasih.

Sumber: Detikbali.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Demo Mahasiswa BEM UI di Bundaran HI Hari Ini, Pengguna Jalan Diimbau Hindari Ruas Ini

Kronologi Situasi Terkini Massa di Flyover Slipi dan Sekitar Gedung DPR RI Dini Hari Ini

7 Cara Inspeksi APAR (Alat Pemadam Api Ringan)