Dua Jalan di Tangerang Direkayasa Imbas Perbaikan, Ada Buka-Tutup hingga Contraflow

Jumat, 04 September 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang tengah melakukan perbaikan di sejumlah ruas jalan yang berdampak pada pengaturan lalu lintas kendaraan. 

Salah satunya Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Neglasari, yang mulai menerapkan skema buka-tutup arus kendaraan secara situasional. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely mengatakan, rekayasa tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan di lapangan. 

Hari ini sudah mulai diterapkan buka-tutup situasional. Ketika proses pekerjaan membutuhkan area jalan dikosongkan, arus kendaraan sementara akan ditutup. Selanjutnya kalau sudah tidak krusial bisa dibuka lagi satu jalur seperti biasanya. 

Berikut adalah pembaruan informasi detail terkait rekayasa lalu lintas imbas proyek perbaikan dan rekonstruksi jalan di wilayah Kota Tangerang:

1. Jalan Iskandar Muda (Kecamatan Neglasari)
  • Jenis Rekayasa: Pemberlakuan sistem buka-tutup secara situasional.
  • Keterangan & Progres: Rekayasa ini diterapkan untuk mendukung kelancaran pekerjaan fisik rekonstruksi/pengecoran jalan yang saat ini progresnya sudah mencakup titik krusial (dengan panjang pengerjaan konstruksi yang terus dikebut mencapai kisaran 270 meter atau hampir separuh dari target tahapannya).
  • Pengaturan Lapangan: Arus kendaraan dari kedua arah akan diatur secara bergantian oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di lapangan. Penutupan jalur sementara dilakukan hanya pada saat alat berat atau proses pengerjaan konstruksi membutuhkan area jalan dikosongkan demi keamanan pengendara.
2. Jalan Teuku Umar (Kecamatan Karawaci / sekitarnya)
  • Jenis Rekayasa: Pemberlakuan skema jalur contraflow (arus berlawanan).
  • Keterangan & Pengaturan: Rekayasa contraflow diterapkan menyusul adanya pengerjaan perbaikan dan pembongkaran badan jalan di ruas tersebut. Sebagian lajur ditutup total untuk proses konstruksi, sehingga separuh jalur lainnya dibagi dua arah secara bergantian guna menampung volume kendaraan harian yang padat.
Berikut adalah rincian jalur alternatif secara detail untuk menghindari titik rekayasa lalu lintas imbas perbaikan jalan di wilayah Kota Tangerang:

1. Jalur Alternatif untuk Menghindari Perbaikan di Jl. Iskandar Muda (Neglasari)

Ruas Jalan Iskandar Muda merupakan jalur penting yang menghubungkan wilayah Neglasari menuju kawasan Bandara Soekarno-Hatta atau sebaliknya. Jika terjadi antrean akibat sistem buka-tutup, dapat menggunakan rute berikut:

Dari Arah Kota Tangerang / Neglasari menuju Bandara / Kasis / Pintu M1:
  • Belok ke arah utara / melipir melalui jalur arteri lingkungan atau memanfaatkan Jl. Dr. Sintanala (masuk ke kawasan Karang Sari / Selapajang).
  • Lanjutkan perjalanan melalui rute Jl. Marsekal Suryadarma atau melintasi akses Jl. Perimeter Selatan / Jl. Pembangunan menuju kawasan Bandara Soekarno-Hatta untuk menghindari hambatan langsung di titik pengecoran Jl. Iskandar Muda.
Dari Arah Bandara / Neglasari menuju Pusat Kota / Cimone:
  • Dapat mengambil jalur memutar melalui Jl. Suryadarma, lalu masuk ke Jl. Dr. Sintanala, dan menyambung ke arah Jl. Otista (Raya Pintu Air) menuju pusat Kota Tangerang untuk terhindar dari titik penyempitan jalan.
2. Jalur Alternatif untuk Menghindari Perbaikan & Contraflow di Jl. Teuku Umar (Karawaci)

Jl. Teuku Umar merupakan jalur padat yang menghubungkan area Karawaci dengan pusat Kota Tangerang serta akses menuju Serpong/Jatake. Guna menghindari kepadatan akibat penyempitan lajur dan sistem contraflow:

Dari Arah Cimone / Jatake menuju Tangerang Kota / Pasar Anyar:
  • Sesampainya di sekitar perempatan / persimpangan dekat kawasan industri/komersial Karawaci, belok kiri atau ambil jalur alternatif melalui Jl. Proklamasi atau kawasan Perumnas (Jl. Borobudur / Jl. Palem Raya).
  • Dari Perumnas, Anda bisa tembus ke arah Jl. Imam Bonjol atau langsung mengarah ke Jl. Veteran / Jl. Perintis Kemerdekaan menuju pusat Kota Tangerang, sehingga terhindar sepenuhnya dari titik contraflow di Jl. Teuku Umar.
Dari Arah Tangerang Kota / Cibodas menuju Jatake / Bitung:
  • Dapat mengambil jalur melingkar melalui Jl. Imam Bonjol, lalu mengarah ke Jl. Danau Toba / Jl. Borobudur (Perumnas), kemudian kembali keluar ke jalur utama di dekat kawasan industri Jatake/Bitung.
  • Alternatif lain adalah memanfaatkan Jl. Jend. Gatot Subroto dari arah Cimone apabila kondisi lalu lintas di poros utama tersebut lebih lancar dibandingkan ruas Teuku Umar.
Demikian kami informasikan, terima kasih.

Sumber: Kompas, Dishub Kota Tangerang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Demo Mahasiswa BEM UI di Bundaran HI Hari Ini, Pengguna Jalan Diimbau Hindari Ruas Ini

Kronologi Situasi Terkini Massa di Flyover Slipi dan Sekitar Gedung DPR RI Dini Hari Ini

7 Cara Inspeksi APAR (Alat Pemadam Api Ringan)