Kemarau Panjang, 7 Wilayah Sumsel Berstatus Awas Kekeringan
Selasa, 15 September 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:
Sebanyak tujuh wilayah di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kini ditetapkan berstatus awas akibat mengalami puncak kekeringan di tengah musim kemarau panjang.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi kering ini dipicu oleh periode puncak musim kemarau yang berlangsung pada bulan September, disertai curah hujan yang berada di bawah normal.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Sumsel, Nandang Pangaribowo, menyampaikan bahwa ketujuh wilayah yang masuk dalam zona merah atau berstatus awas dengan tingkat kerawanan kekeringan tinggi meliputi:
Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI)
Kabupaten Musi Banyuasin (Muba)
Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur
Kabupaten Banyuasin
Kabupaten Ogan Ilir
Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)
Kabupaten Muara Enim
Selain ketujuh wilayah di atas, beberapa daerah lain seperti Kota Palembang dan Prabumulih terpantau berada pada status siaga. Sementara itu, wilayah Musi Rawas, Empat Lawang, Lahat, dan Lubuk Linggau masuk dalam kategori waspada.
Minimnya Tutupan Awan BMKG menjelaskan bahwa kondisi kering yang meluas ini tidak terlepas dari minimnya tutupan awan di langit Sumatera Selatan. Rendahnya pembentukan awan membuat potensi atau peluang turunnya hujan di wilayah tersebut menjadi sangat minim.
Masyarakat serta instansi terkait diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam mengantisipasi ancaman ketersediaan air bersih serta potensi bencana ikutan seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap menyertai musim kemarau ekstrem.
Demikian kami informasikan, terima kasih
Sumber: Komas.com/Media Siber
Komentar
Posting Komentar