Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG (26–27 September 2026): Sejumlah Wilayah Masuk Kategori Waspada dan Siaga

Sabtu, 26 September 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku mulai hari ini, Sabtu, 26 September hingga Minggu, 27 September 2026. Peringatan ini dikeluarkan menyusul dinamika atmosfer signifikan yang memicu peningkatan potensi hujan lebat disertai kilat/petir serta angin kencang di berbagai wilayah di Indonesia.

Masyarakat dan instansi terkait diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Rincian Status Wilayah Terdampak

BMKG membagi potensi ancaman cuaca ekstrem ini ke dalam beberapa kategori tingkat bahaya:

  • 1. Kategori Siaga (Hujan Lebat hingga Sangat Lebat)

    Wilayah berikut ditetapkan dalam status Siaga karena berpotensi mengalami curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu genangan air luas maupun longsor:

    • Sumatera Utara

    • Papua Tengah

  • 2. Kategori Waspada (Hujan Sedang hingga Lebat)

    Wilayah dengan status Waspada diminta untuk berhati-hati terhadap potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang turun secara berkala:

    • Pulau Sumatera: Aceh, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.

    • Pulau Jawa: Banten dan Jawa Barat.

    • Pulau Kalimantan: Sebagian besar wilayah Kalimantan.

    • Pulau Papua: Wilayah Papua secara umum.

  • 3. Potensi Angin Kencang

    Selain curah hujan tinggi, potensi angin kencang yang dapat merusak atap bangunan atau menerbangkan objek luar ruangan juga diidentifikasi di beberapa wilayah berikut:

    • Nusa Tenggara Timur (NTT)

    • Sulawesi Selatan

    • Papua Selatan

Imbauan dan Mitigasi

Catatan Penting bagi Masyarakat:

  • Hindari beraktivitas di luar ruangan saat terjadi kilat/petir atau angin kencang.

  • Waspadai jarak pandang yang menurun bagi para pengendara kendaraan bermotor di jalan raya.

  • Pemerintah daerah dan instansi penanggulangan bencana disarankan untuk memastikan saluran air/drainase berfungsi dengan baik dan menyiagakan tim evakuasi cepat.

 Demikian kami informasikan, terima kasih.

Sumber: BMKG.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Demo Mahasiswa BEM UI di Bundaran HI Hari Ini, Pengguna Jalan Diimbau Hindari Ruas Ini

Kronologi Situasi Terkini Massa di Flyover Slipi dan Sekitar Gedung DPR RI Dini Hari Ini

7 Cara Inspeksi APAR (Alat Pemadam Api Ringan)