Potensi Terjadinya Banjir Pesisir (Rob) Beberapa Wilayah Di Indonesia
Minggu, 20 September 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:
Berdasarkan peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat potensi terjadinya banjir pesisir (rob) di beberapa wilayah di Indonesia seiring dengan fase pasang air laut maksimum yang berkaitan dengan fenomena astronomi (seperti fase Bulan Purnama).
Berikut adalah beberapa wilayah yang berada dalam status siaga potensi banjir rob pada periode 20 September 2026:
1. Pesisir Jawa Timur
Periode Potensi:
20–30 September 2026. Keterangan: BMKG Maritim mengingatkan warga di kawasan pesisir Jawa Timur untuk waspada terhadap genangan air laut yang naik ke daratan, yang dapat mengganggu aktivitas pelabuhan, permukiman pesisir, serta perikanan darat dan tambak.
2. Pesisir Kalimantan Selatan (Wilayah Perairan Muara Sungai Barito)
Periode Potensi:
19–23 September 2026 (pukul 01.00 – 05.00 WITA). Ketinggian Maksimum: Mencapai hingga 2,6 meter.
Wilayah Terdampak:
Pesisir Sungai Barito, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala. Dampaknya terasa pada aktivitas bongkar muat pelabuhan serta transportasi air.
3. Wilayah Pesisir Lainnya di Indonesia
Secara umum, BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob di beberapa wilayah pesisir Indonesia yang berlangsung dalam rentang waktu 18 September hingga 2 Oktober 2026 akibat dinamika pasang surut air laut.
Dampak yang Perlu Diwaspadai:
Terganggunya aktivitas bongkar muat di pelabuhan.
Genangan air di kawasan permukiman pesisir yang membatasi mobilitas harian warga.
Gangguan pada aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
Masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di kawasan pesisir diimbau untuk selalu memantau pembaruan informasi cuaca maritim resmi dari BMKG serta mengantisipasi kenaikan air laut dengan mengamankan barang-barang penting di rumah.
Komentar
Posting Komentar