Titik Api di TPA Putri Cempo Masih Membara, Water Bombing Digeber
Operasi pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Solo, terus digeber menggunakan metode water bombing (pengeboman air) untuk menjangkau titik-titik api yang sulit diakses melalui jalur darat. Berdasarkan pantauan di lokasi pada pukul 20.00 WIB, sejumlah titik api dan kepulan asap masih terlihat di Blok B, C, dan D, meskipun besarnya api tidak sebesar hari sebelumnya.
Kepala Pelaksana BPBD Solo, Ari Dwi Daryatmo, menjelaskan bahwa operasi udara ini dibagi menjadi dua sesi pengerjaan. "Tadi water bombing mulai pukul 10.00, kemudian jeda setelah Jumat, terus lanjut jam 03.00 sore, dan pas jam 04.00 sore tadi baru selesai," ujar Ari. Dalam operasi tersebut, helikopter melakukan sekitar 26 kali penerbangan run dengan mengambil air dari Sungai Bengawan Solo yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari lokasi.
Sasaran utama operasi udara ini difokuskan pada kawasan Blok B sebelah timur serta area Blok C. Medan yang ekstrem dan terjal membuat armada mobil pemadam kebakaran darat tidak mampu menjangkau lokasi karena keterbatasan jangkauan selang. Oleh karena itu, kehadiran helikopter water bombing menjadi tumpuan utama penanganan di medan berat tersebut.
Meskipun hasil penyiraman mulai menunjukkan progres positif menjelang sore hari, petugas masih mendapati beberapa titik api kecil yang mengeluarkan asap. Untuk memastikan kondisi riil di lapangan, petugas akan melanjutkan pemantauan pada malam hari menggunakan wahana nirawak (drone). BPBD Solo memastikan bahwa operasi pemadaman via udara ini akan kembali dilanjutkan keesokan harinya dengan memaksimalkan akses dari arah lereng sebelah dan dari bawah.
Demikian kami informasikan, terima kasih.
Sumber: DetikJateng.com
Komentar
Posting Komentar