Ada ITB Ultra Marathon, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai Malam Ini Pukul 21.00 WIB

Jumat, 16 Oktober 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:

Pengendara yang akan melintas di kawasan Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan pada Jumat (16/10/2026) malam, diimbau menghindari sejumlah ruas jalan yang bersinggungan dengan lintasan ITB Ultra Marathon Etape 1. 

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan menerapkan rekayasa lalu lintas mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut. 

Adapun lintasan lari sepanjang sekitar 12,4 kilometer ini melewati sejumlah ruas jalan utama, mulai dari Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, Jalan Panglima Polim, Jalan RS Fatmawati Raya, hingga Jalan TB Simatupang. 

Pengendara yang hendak melintasi kawasan tersebut disarankan menyesuaikan rute perjalanan dan menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan. 

Pengguna jalan juga diminta mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan. 

Pengaturan lalu lintas di sekitar lintasan dilakukan secara situasional, menyesuaikan kondisi di lapangan selama kegiatan berlangsung. 

Berdasarkan informasi Dishub DKI Jakarta, terdapat sejumlah ruas jalan yang bersinggungan dengan lintasan ITB Ultra Marathon Etape 1, yakni: 
  • Jalan Pintu Satu Senayan, segmen Kemendiktisaintek-Jalan Jenderal Sudirman. 
  • Jalan Jenderal Sudirman. 
  • Jalan Sisingamangaraja. 
  • Jalan Panglima Polim. 
  • Jalan RS Fatmawati Raya. 
  • Jalan TB Simatupang, segmen Simpang Fatmawati-Wisma Raharja. 
Lintasan dimulai dari Jalan Pintu Satu Senayan, tepatnya di kawasan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), kemudian melewati Jalan Jenderal Sudirman sisi barat dan Simpang Susun Semanggi. 

Selanjutnya, peserta berlari melalui Jalan Jenderal Sudirman sisi timur, Jalan Sisingamangaraja sisi timur, Jalan Panglima Polim sisi timur, dan Jalan RS Fatmawati Raya sisi timur. 

Garis finis berada di Jalan TB Simatupang sisi utara, tepatnya di kawasan Wisma Raharja. 

Berikut rute yang dapat digunakan selama rekayasa lalu lintas berlangsung. 


1. Lalu lintas dari utara 

Bundaran HI menuju Blok M
  • Jalan Jenderal Sudirman - Jalan Galunggung - Jalan Karet Pasar Baru Timur III - Jalan Karet Pasar Baru Timur 2 - Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo - Jalan Penjernihan I - Jalan Pejompongan Raya - Jalan Tentara Pelajar - Jalan Teuku Nyak Arief - Jalan Kebayoran Baru - Jalan Pakubuwono VI - Jalan Bumi - Jalan Kyai Maja - Jalan Panglima Polim dan seterusnya. 
Senopati menuju TB Simatupang 
  • Pengendara dari kawasan Senopati yang hendak menuju TB Simatupang dapat melintasi Jalan Senopati - Jalan Pattimura - Underpass Pattimura - Jalan Sultan Hasanudin - Jalan Iskandarsyah Raya - Jalan Prapanca Raya - Jalan Pangeran Antasari - Jalan TB Simatupang dan seterusnya. 
2. Lalu lintas dari selatan 

Blok M menuju Bundaran HI 
  • Pengendara dari Blok M yang hendak menuju Bundaran HI dapat menggunakan rute Jalan Kyai Maja - Jalan Pati Unus - Jalan Pakubuwono VI - Jalan Hang Lekir 2 - Jalan Hang Lekir 1 - Jalan Asia Afrika - Jalan Gerbang Pemuda - Jalan Gatot Subroto - Jalan Jenderal Sudirman dan seterusnya. 
Pondok Labu menuju Gelora Bung Karno 
  • Pengendara dari Pondok Labu yang hendak menuju kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dapat melalui Jalan Fatmawati Raya - Jalan Panglima Polim - Jalan Sisingamangaraja - Jalan Jenderal Sudirman - Jalan Pintu Satu Senayan dan seterusnya. 
3. Lalu lintas dari timur 

Pancoran menuju Slipi 
  • Pengendara dari Pancoran yang hendak menuju Slipi dapat melintasi Jalan Gatot Subroto - Jalan S. Parman dan seterusnya. 
Cilandak menuju Lebak Bulus 
  • Pengendara dari Cilandak yang hendak menuju Lebak Bulus dapat menggunakan Jalan TB Simatupang - Jalan RA Kartini dan seterusnya. 
4. Lalu lintas dari barat 

Slipi menuju Pancoran 
  • Pengendara dari Slipi yang hendak menuju Pancoran dapat menggunakan rute Jalan Gatot Subroto - Jalan Pejompongan Raya - Jalan Penjernihan I - Jalan KH Mas Mansyur - Jalan Prof. Dr. Satrio - Jalan Casablanca Raya - berputar di kolong flyover Tebet - Jalan Casablanca Raya - Jalan Rasuna Said - Jalan Gatot Subroto dan seterusnya. 
Pengendara yang akan bepergian di sekitar Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan pada Jumat malam diimbau merencanakan perjalanan lebih awal dan mempertimbangkan rute alternatif untuk menghindari potensi kepadatan. 

Selain itu, pengguna jalan diminta memperhatikan informasi lalu lintas terkini serta mengikuti arahan petugas karena pengaturan di lapangan bersifat situasional.

Demikian kami informasikan, terima kasih.

Sumber: Kompas, Dinas Perhubungan DKI Jakarta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Demo Mahasiswa BEM UI di Bundaran HI Hari Ini, Pengguna Jalan Diimbau Hindari Ruas Ini

Kronologi Situasi Terkini Massa di Flyover Slipi dan Sekitar Gedung DPR RI Dini Hari Ini

7 Cara Inspeksi APAR (Alat Pemadam Api Ringan)