Kabut Asap Palembang Ganggu 12 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang, Jarak Pandang Menipis hingga 500 Meter.
Jumat, 09 Oktober 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:
Humas Bandara SMB II Palembang, Nidia Besthonie mengatakan, gangguan penerbangan berupa penundaan 12 jadwal keberangkatan, kedatangan, hingga pengalihan dan pembatalan pendaratan.
Kondisi tersebut dipengaruhi rendahnya jarak pandang (visibility) di sejumlah bandara asal maupun tujuan penerbangan.
Dia menjelaskan, tujuh penerbangan keberangkatan dari SMB II mengalami gangguan. Penerbangan tersebut menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, Kualanamu Medan, Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Pangkalpinang.
Sementara itu, lima penerbangan kedatangan yang terganggu berasal dari Jakarta dan Yogyakarta.
Penundaan terjadi karena jarak pandang di Pangkalpinang hanya sekitar 300 meter, sedangkan di Palembang mencapai 500 meter.
Kemudian, Batik Air ID-7054 rute Palembang-Halim Perdanakusuma juga mengalami keterlambatan penerbangan.
Sejumlah penerbangan lainnya juga tercatat mengalami penundaan, di antaranya:
- Pelita Air 311 rute Palembang-Jakarta (CGK)
- Super Air Jet 964 rute Palembang-Kualanamu (KNO)
- Super Air Jet 871 rute Palembang-Jakarta (CGK)
- Citilink 987 rute Palembang-Jakarta (CGK)
- Garuda Indonesia 107 rute Palembang-Jakarta (CGK)
Gangguan juga terjadi pada penerbangan yang menuju Palembang. Citilink 980 rute Jakarta-Palembang yang dijadwalkan tiba pukul 07.10 WIB dengan perkiraan waktu kedatangan (ETA) 06.50 WIB harus melakukan Return to Base (RTB) atau kembali ke bandara asal.
Selanjutnya, Super Air Jet 933 rute Yogyakarta-Palembang yang dijadwalkan tiba pukul 08.05 WIB dengan ETA 07.50 WIB tidak dapat mendarat di Palembang. Pesawat tersebut kemudian dialihkan (divert) ke Pekanbaru.
Sementara itu, Pelita Air 310 rute Jakarta-Palembang, Super Air Jet 924 rute Jakarta-Palembang, dan Garuda Indonesia 102 rute Jakarta-Palembang juga tercatat mengalami penundaan.
Hingga kini pihak Bandara SMB II terus memantau kondisi operasional penerbangan dan berkoordinasi dengan maskapai terkait perkembangan cuaca serta kondisi penerbangan.
Demikian kami informasikan, terima kasih.
_Sumber: Tribunnews_

Komentar
Posting Komentar