104 Rumah hingga Pondok Pesantren Rusak Akibat Tanah Gerak di Tegal

Rabu, 04 Februari 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: 

Kondisi geologi di Jawa Tengah hari ini, Rabu, 4 Februari 2026, memang sedang dalam fase kritis. Fenomena tanah gerak yang melanda Kabupaten Tegal—tepatnya di wilayah Kecamatan Puloerjo dan sekitarnya—menunjukkan eskalasi kerusakan yang cukup parah.

Berikut adalah poin-poin utama terkait bencana tanah gerak di Tegal:

Statistik Kerusakan & Wilayah Terdampak

Fenomena ini bukan terjadi secara instan, melainkan akumulasi dari pergerakan tanah yang dipicu hujan deras selama beberapa hari terakhir:

  • Total Bangunan: Tercatat 104 rumah mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi (mulai dari retak lantai hingga dinding roboh).

  • Fasilitas Umum: Satu Pondok Pesantren dilaporkan mengalami kerusakan signifikan pada bagian asrama dan ruang belajar, sehingga aktivitas santri harus dievakuasi.

  • Kondisi Jalan: Beberapa akses jalan desa mengalami amblas dengan kedalaman mencapai 30–50 cm, memutus akses kendaraan roda empat.

Mengapa Ini Terjadi?

Secara teknis, wilayah Tegal bagian selatan (daerah perbukitan) memiliki karakteristik tanah lempung ekspansif.

  1. Infiltrasi Air: Curah hujan ekstrem masuk ke dalam retakan tanah (skala makro).

  2. Pelincir Lapisan: Air hujan bertindak sebagai pelincir di atas lapisan kedap air, sehingga massa tanah di atasnya bergerak mengikuti gravitasi.

  3. Beban Bangunan: Struktur bangunan yang tidak menggunakan pondasi cakar ayam yang dalam menjadi sangat rentan saat tanah di bawahnya bergeser.

Tindakan Darurat

  • Evakuasi Mandiri: Warga di zona merah (dengan retakan tanah lebih dari 10 cm) telah diminta mengungsi ke tempat yang lebih stabil atau ke posko pengungsian yang disiapkan BPBD.

  • Penutupan Retakan: Petugas dan relawan berusaha menutup retakan tanah dengan tanah lempung atau terpal untuk mencegah air hujan masuk lebih dalam ke rongga tanah.

  • Status Tanggap Darurat: Pemkab Tegal sedang mengkaji kenaikan status menjadi Tanggap Darurat untuk mempercepat penyaluran bantuan logistik dan perbaikan infrastruktur.

Peringatan untuk Warga: Jika Anda mendengar suara "gemertak" dari dinding rumah atau melihat pohon/tiang listrik mulai miring secara mendadak, segera keluar dari bangunan tanpa menunggu instruksi lebih lanjut.

Rentetan bencana hari ini (Longsor Cianjur, Gempa Tanggamus, dan Tanah Gerak Tegal) menunjukkan tingginya risiko hidrometeorologi dan geologi di Pulau Jawa saat ini.

Central Monitoring Control 

PT. PKSS


Komentar

Postingan Populer