464 Rumah Rusak Akibat Tanah Gerak di Tegal, 2.460 Warga Mengungsi


Selasa, 10 Februari 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: 

UPDATE BENCANA TANAH GERAK TEGAL

Data per Selasa, 10 Februari 2026

1. Dampak Kerusakan Bangunan

  • Total Rumah Rusak: 464 unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan.

  • Kategori Kerusakan:

    • Rusak Berat: Rumah yang sudah roboh atau struktur utamanya miring/patah sehingga tidak mungkin ditinggali.

    • Rusak Sedang/Ringan: Dinding retak besar dan lantai yang amblas akibat pergeseran struktur tanah di bawahnya.

2. Data Pengungsian

  • Jumlah Pengungsi: 2.460 warga telah dievakuasi ke titik-titik aman.

  • Lokasi Pengungsian: Warga saat ini tersebar di beberapa titik, termasuk tenda darurat BNPB, gedung sekolah, tempat ibadah, serta sebagian mengungsi mandiri ke rumah kerabat di zona yang lebih stabil.

3. Situasi Lapangan Terkini

  • Pergerakan Aktif: BNPB mengonfirmasi bahwa pergeseran tanah masih terus terjadi (dinamis), terutama dipicu oleh intensitas hujan lebat yang mengguyur wilayah Tegal beberapa hari terakhir.

  • Zona Bahaya: Area yang terdampak telah dipasang garis pembatas untuk mencegah warga kembali ke rumah guna mengambil barang-barang di tengah risiko bangunan runtuh secara tiba-tiba.

4. Upaya Penanggulangan

  • Logistik: Bantuan makanan siap saji, perlengkapan bayi, selimut, dan obat-obatan mulai disalurkan ke posko utama.

  • Kajian Geologi: Tim ahli sedang melakukan pemetaan untuk menentukan apakah wilayah tersebut masih layak dihuni atau harus dilakukan relokasi total bagi para korban.


Rekomendasi Keamanan:

  1. Waspada Hujan Lebat: Berdasarkan prakiraan BMKG hari ini, hujan lebat masih berpotensi terjadi. Hal ini dapat mempercepat laju tanah gerak.

  2. Hindari Zona Merah: Bagi warga atau relawan, dilarang memasuki area pemukiman yang sudah mengalami retakan tanah yang lebar tanpa pengawasan petugas.

Central Monitoring Control
PT. PKSS

Komentar

Postingan Populer