Longsor di Yalimo Bikin Akses Jalan Jayapura-Wamena Lumpuh Total
Selasa, 10 Februari 2026 TIM CMCP PKSS Menginformasikan:
Putusnya akses utama Jayapura–Wamena merupakan kendala besar bagi logistik dan mobilitas di wilayah Pegunungan Tengah Papua.
Berikut adalah rincian informasi terkait dampak dan situasi di lapangan:
UPDATE BENCANA LONGSOR YALIMO
Selasa, 10 Februari 2026
1. Titik dan Kondisi Longsor
Lokasi Utama: Material longsor berupa tanah, bebatuan, dan pohon tumbang menutupi badan jalan di beberapa titik kritis wilayah Kabupaten Yalimo.
Status Jalan: Lumpuh Total. Kendaraan roda empat maupun roda dua sama sekali tidak bisa melintas karena ketebalan material longsor yang mencapai beberapa meter.
2. Dampak Ekonomi dan Logistik
Distribusi Barang: Pasokan bahan pokok (bapok) dan bahan bakar minyak (BBM) dari Jayapura menuju Wamena terhenti. Hal ini berpotensi memicu kenaikan harga barang di wilayah Pegunungan Tengah jika tidak segera ditangani.
Antrean Kendaraan: Puluhan truk pengangkut logistik dilaporkan terjebak di sepanjang jalur tersebut sejak dini hari tadi.
3. Upaya Penanganan
Pengerahan Alat Berat: Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan balai jalan setempat sedang berupaya mengerahkan alat berat (excavator dan loader) ke lokasi. Namun, medan yang curam dan kondisi cuaca yang masih hujan menghambat proses pembersihan.
Koordinasi Keamanan: Petugas kepolisian dan TNI di wilayah Yalimo berjaga di titik masuk untuk menghimbau pengendara agar tidak memaksakan diri melintas guna menghindari longsor susulan.
4. Rekomendasi Keselamatan
Hindari Perjalanan Darat: Bagi masyarakat yang berencana menempuh jalur Jayapura–Wamena, sangat disarankan untuk menunda perjalanan atau menggunakan jalur udara sebagai alternatif darurat.
Waspada Cuaca: Berdasarkan rilis BMKG hari ini, wilayah Papua masih berpotensi diguyur hujan lebat yang dapat memicu pergerakan tanah susulan di lereng-lereng perbukitan Yalimo.

Komentar
Posting Komentar