Peringatan Gelombang Tinggi
BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi yang berlaku hingga besok, Sabtu, 14 Februari 2026. Secara umum, kondisi perairan Indonesia sedang dipengaruhi oleh pola angin yang cukup kencang, terutama di wilayah timur dan utara.
Berikut adalah detail wilayah yang perlu diwaspadai berdasarkan ketinggian gelombang:
1. Gelombang Sangat Tinggi (2,5 – 4,0 Meter)
Kategori ini masuk dalam kategori berbahaya bagi kapal ferry dan kapal ukuran sedang. Wilayahnya meliputi:
Samudra Pasifik Utara: Perairan utara Maluku, Papua Barat Daya, dan Papua.
Perairan Sumatera: Perairan utara Sumatera dan wilayah perairan Barat Aceh hingga Lampung.
Wilayah Selatan: Samudra Hindia selatan Jawa hingga Nusa Tenggara.
2. Gelombang Sedang (1,25 – 2,5 Meter)
Wilayah ini perlu diwaspadai oleh perahu nelayan dan kapal tongkang:
Laut Jawa: Terutama bagian timur.
Selat-selat strategis: Selat Malaka bagian utara, Selat Karimata, Selat Makassar bagian selatan, dan Selat Sunda bagian selatan.
Perairan Timur: Laut Bali, Laut Flores, Laut Banda, Laut Seram, dan Laut Arafuru.
3. Waspada Banjir Rob (Pesisir)
Selain gelombang di tengah laut, BMKG juga memperingatkan adanya potensi Banjir Rob karena fase bulan baru di beberapa wilayah pesisir pada tanggal 14 Februari:
Pesisir Jakarta: (Kamal Muara, Pluit, Ancol, Tanjung Priok).
Pesisir Jawa Tengah & Jawa Timur: (Tegal, Semarang, Surabaya, Lamongan).
Pesisir Kalimantan Barat & Kepulauan Riau.
Imbauan Keselamatan BMKG:
Nelayan: Hindari melaut jika kecepatan angin lebih dari 15 knot dan gelombang di atas 1,25 meter.
Kapal Tongkang: Waspada jika angin di atas 16 knot dan gelombang di atas 1,5 meter.
Kapal Ferry: Waspada jika angin di atas 21 knot dan gelombang di atas 2,5 meter.
Bagi Anda yang berada di wilayah Jabodetabek, besok juga diprediksi mengalami hujan sedang hingga lebat (status Waspada), jadi harap berhati-hati jika berencana melakukan aktivitas di pinggir pantai.
Central Monitoring Control
PT. PKSS

Komentar
Posting Komentar