Rencana Giat Aksi Unjuk Rasa, Kamis 05 Februari 2026

Kamis, 05 Februari 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: 

Berdasarkan informasi terbaru untuk hari ini, Kamis, 5 Februari 2026, terdapat beberapa rencana giat aksi unjuk rasa serta agenda kenegaraan yang perlu diwaspadai karena berpotensi memicu kemacetan di beberapa titik utama Jakarta.

Berikut adalah ringkasan rencana giat hari ini:

1. Titik Aksi Unjuk Rasa

Beberapa elemen massa dijadwalkan turun ke jalan di lokasi-lokasi strategis:

  • Kawasan Patung Kuda & Pos Polisi Merdeka Barat (Gambir): Massa dari beberapa elemen (termasuk kelanjutan aksi buruh dan organisasi pemuda) dijadwalkan berkumpul mulai pukul 09.00 WIB.

  • Gedung DPR/MPR RI (Senayan): Kelanjutan aksi penyampaian pendapat oleh elemen buruh dan mahasiswa.

  • Wilayah Lain: Di luar Jakarta, terdapat rencana aksi lanjutan oleh Forum Pemuda Toili Bersatu (FPTB) di Banggai, Sulawesi Tengah.

2. Agenda Kenegaraan & Pengalihan Jalan

Selain unjuk rasa, hari ini bertepatan dengan kunjungan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, ke Jakarta. Hal ini berdampak pada rekayasa lalu lintas yang cukup signifikan:

  • Status: Sebanyak 8 ruas jalan utama di Jakarta akan mengalami pengalihan/penutupan sementara secara situasional.

  • Waktu Utama: Terutama menjelang rangkaian acara kenegaraan pada sore hingga malam hari (sekitar pukul 19.00 WIB).

  • Fokus Wilayah: Jalur Jenderal Sudirman, MH Thamrin, dan area sekitar Istana Negara/Jakarta Pusat.

3. Antisipasi Keamanan

  • Polda Metro Jaya telah menyiagakan sekitar 972 personel gabungan untuk mengamankan wilayah Jakarta Pusat hari ini.

  • Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional (tergantung kepadatan massa di lapangan).


Saran Perjalanan: Bagi Anda yang akan melintasi kawasan Sudirman-Thamrin, Gambir, dan Senayan, disarankan untuk berangkat lebih awal atau menggunakan transportasi umum berbasis rel (MRT/LRT/KRL) guna menghindari titik penutupan jalan dan konsentrasi massa.

Central Monitoring Control

PT. PKSS 

Komentar

Postingan Populer