Seluruh Kecamatan di Tapteng Terendam Banjir Usai Hujan, Ada Jembatan Putus

Selasa, 17 Februari 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: 

Berdasarkan update terkini pada hari ini, Selasa, 17 Februari 2026, berikut adalah laporan berita lengkap mengenai situasi banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng):

1. Wilayah Terparah & Dampak Langsung

Banjir merendam pemukiman warga dengan ketinggian bervariasi, bahkan mencapai 1 meter di beberapa titik. Beberapa wilayah yang mengalami dampak paling parah meliputi:

  • Kecamatan Badiri (Desa Lopian): Menjadi titik paling kritis. Kondisi desa dilaporkan gelap gulita akibat pemadaman listrik total. Warga mulai mengungsi sejak Senin sore ke Puskesmas Badiri dan sekolah terdekat.

  • Kecamatan Tukka: Tanggul darurat yang baru dibangun pasca-banjir November 2025 kembali jebol, menyebabkan air sungai langsung menghantam rumah warga.

  • Kecamatan Lainnya: Pandan, Sarudik, Sibabangun, dan Tapian Nauli juga melaporkan genangan air tinggi yang merusak harta benda warga.

2. Infrastruktur Terputus

Bencana ini juga mengakibatkan kelumpuhan akses transportasi dan kerusakan fasilitas publik:

  • Jembatan Putus: Jembatan di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, dilaporkan terputus, mengisolasi akses warga setempat. Jembatan di wilayah Sibabangun dan Tapian Nauli juga hanyut terbawa arus.

  • Jalur Lintas Sibolga-Tarutung & Sibolga-Padang Sidimpuan: Akses jalan hampir lumpuh akibat genangan air tinggi dan sisa-sisa material longsor (sedimen) yang turun ke badan jalan. Antrean kendaraan dilaporkan mengular hingga beberapa kilometer.

3. Penanganan Darurat

Pemerintah Kabupaten Tapteng bersama TNI, Polri, dan BPBD telah melakukan langkah-langkah cepat:

  • Posko Pengungsian: Pusat pengungsian utama dibuka di GOR Pandan dan beberapa titik di Puskesmas serta kantor desa.

  • Dapur Umum: Tim relawan telah menyiagakan peralatan masak dan truk evakuasi untuk menyalurkan bantuan makanan kepada penyintas.

  • Call Center Darurat: Warga diminta menghubungi Puspadalops BPBD Tapteng di nomor 0812-6346-9180 atau WhatsApp Pemkab di 0812-9090-0222 untuk bantuan evakuasi.

Central Monitoring Control
PT.PKSS

Komentar

Postingan Populer