Update Bencana Tanah Bergerak di Kabupaten Tegal, Jumat, 13 Februari 2026,


Jumat, 13 Februari 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan: 

Update bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal per hari ini, Jumat, 13 Februari 2026, menunjukkan kondisi yang masih sangat dinamis dan memprihatinkan. Fokus penanganan saat ini meluas dari Desa Padasari ke beberapa titik baru.

Berikut adalah poin-poin penting terkini:

1. Lokasi Terdampak Paling Parah

  • Desa Padasari (Jatinegara): Merupakan titik awal dan terparah sejak 2 Februari. Hingga hari ini, tercatat sekitar 863 rumah rusak dan lebih dari 2.400 warga mengungsi.

  • Desa Lebaksiu Kidul (Lebaksiu): Per hari ini, dilaporkan pergerakan tanah di wilayah RW 09 kian masif. Sebanyak 21 unit rumah rusak dan sebuah mushola roboh. Sebanyak 28 KK di titik ini telah diungsikan ke tempat aman.

  • Jalur Bojong-Clirit: Terjadi longsor dan tanah bergerak di Jalan Raya Clirit yang mengakibatkan akses jalan rusak parah dan berbahaya bagi kendaraan.

2. Status Tanggap Darurat & Relokasi

  • Masa Tanggap Darurat: Pemkab Tegal telah menetapkan status tanggap darurat yang berlaku hingga 18 Februari 2026.

  • Rencana Relokasi: Mengingat pergerakan tanah masih aktif, pemerintah bersama BNPB mulai mematangkan rencana relokasi permanen. Wakil Presiden Gibran Rakabuming juga telah meninjau lokasi untuk memastikan percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang rumahnya sudah tidak layak huni.

3. Penyebab & Kondisi Cuaca

  • Pemicu: Curah hujan yang ekstrem selama awal Februari membuat tanah menjadi jenuh air. Pola siklonik di wilayah Jawa Tengah memperparah kondisi ini.

  • Peringatan BMKG: Tegal masih masuk dalam kategori SIAGA bencana hidrometeorologi hingga 14 Februari 2026. Hujan lebat diprediksi masih akan turun, yang berpotensi memicu pergerakan tanah susulan.


Imbauan Penting:

Waspada Zona Merah: Warga diminta tidak memasuki rumah yang sudah retak lebar, terutama saat hujan turun lebih dari satu jam. Pengalihan Arus: Hindari jalur Clirit-Bojong jika memungkinkan, karena kondisi aspal yang labil dan rawan amblas mendadak.

Central Monitoring Control

PT.PKSS 

Komentar

Postingan Populer