Update Tanah Bergerak - Senin, 16 Februari 2026
Senin, 16 Februari 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:
Memasuki pertengahan Februari 2026, intensitas curah hujan yang tinggi memicu sejumlah bencana tanah bergerak (gerakan tanah) di beberapa wilayah, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Berikut adalah pembaruan terkini hingga hari ini, Senin, 16 Februari 2026:
🚨 Titik Utama Tanah Bergerak (Update Februari 2026)
Kabupaten Tegal, Jawa Tengah (Desa Padasari): Ini merupakan lokasi yang paling terdampak. Hingga hari ini, status Tanggap Darurat masih berlaku. Pergerakan tanah jenis creeping (rayapan) merusak ratusan rumah dan menyebabkan lebih dari 2.400 jiwa mengungsi. Pemprov Jateng sedang mengkaji rencana relokasi bagi warga yang rumahnya sudah tidak layak huni.
Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Sirampog): Tanah bergerak di Dukuh Bojongsari dilaporkan semakin masif. Selain merusak seratusan rumah, jalan desa juga amblas sepanjang sekitar 700 meter, memutus akses utama warga.
Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Babakan Madang & Sukamakmur): Setelah sebelumnya dilanda gerakan tanah rayapan, wilayah Babakan Madang (Desa Bojong Koneng dan Cijayanti) baru saja diterjang banjir bandang akibat tanah yang tidak stabil. Sementara di Sukamakmur, puluhan rumah dilaporkan ambruk akibat pergerakan tanah yang terjadi awal bulan ini.
Kabupaten Sumedang & Bandung Barat: Laporan terbaru menyebutkan adanya longsor dan pergerakan tanah di Desa Karyamukti (Sumedang) dan Cililin (Bandung Barat) yang merusak pemukiman warga akibat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.
⚠️ Peringatan Dini & Faktor Penyebab
Berdasarkan data dari BMKG dan PVMBG:
Faktor Geologi: Wilayah yang terdampak umumnya memiliki lapisan tanah lempung (clay) yang sifatnya mudah mengembang jika terkena air dan berada di kemiringan.
Puncak Musim Hujan: BMKG memprediksi puncak hujan masih berlangsung hingga akhir Februari/Maret 2026. Untuk hari ini, terdapat 15 provinsi yang berstatus waspada hujan lebat, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatera Barat.
Himbauan: Masyarakat di daerah perbukitan diminta waspada terhadap retakan tanah di sekitar rumah atau pohon yang mulai miring, karena itu adalah tanda awal pergerakan tanah.

Komentar
Posting Komentar