Hujan Jabodetabek Sejak Subuh, Sejumlah Pintu Air Berstatus Siaga
Selasa, 03 Maret 2026 CMC PKSS Menginformasikan:
Hujan yang cukup intens mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya atau Jabodetabek sejak dini hari atau subuh, Selasa (3/3).
Hingga berita ini ditulis sekitar pukul 07.56 WIB, di beberapa titik masih diguyur hujan deras, termasuk di Jakarta Selatan.
Berdasarkan pantauan tinggi muka air beberapa pintu air sungai mengalami peningkatan ketinggian, bahkan berstatus siaga hingga awas.
Berikut adalah laporan kenaikan tinggi muka air yang signifikan di wilayah Jabodetabek:
1. Penyebab Utama Kenaikan
- Curah Hujan Tinggi: Hujan lebat yang mengguyur sejak subuh meningkatkan volume air di sungai-sungai utama.
- Fenomena Astronomis: Fase Bulan Purnama (Full Moon) yang beriringan dengan Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi) memicu pasang air laut maksimum.
- Bibit Siklon 90S: Pertumbuhan bibit siklon di Samudra Hindia meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara drastis di wilayah Indonesia bagian selatan.
2. Status Pintu Air (Update Siang Ini)
- Pasar Ikan: Siaga 1 (Bahaya). Kenaikan drastis ini dipicu oleh kombinasi hujan deras dan puncak banjir rob.
- Angke Hulu: Siaga 2 (Siaga). Terjadi peningkatan aliran air yang signifikan menuju wilayah Jakarta Barat.
- Manggarai: Siaga 3 (Waspada). Menampung kiriman air dari hulu Ciliwung dan hujan lokal yang masih berlangsung.
- Katulampa: Siaga 3 (Waspada). Ketinggian air bersifat fluktuatif mengikuti intensitas hujan di wilayah Bogor.
- Karet: Siaga 3 (Waspada). Warga di bantaran sungai sekitar Tanah Abang dan Sudirman diminta waspada.
3. Wilayah Terdampak Kenaikan Air
- Pesisir Utara (Banjir Rob): Penjaringan, Pluit, Muara Baru, dan sekitarnya (Jakarta); Semarang dan Demak (Jawa Tengah); serta pesisir Medan Belawan (Sumut).
- Daerah Aliran Sungai (DAS): Rawajati, Pejaten Timur, Cawang, Kampung Melayu, dan Bidara Cina (akibat luapan Ciliwung).
Demikian kami informasikan, terima kasih.
Sumber: CNN Indonesia

Komentar
Posting Komentar