Gempa M 6,7 Guncang Palu: Jembatan III Ditutup Akibat Keretakan, Sejumlah Bangunan Dilaporkan Rusak - Unit Kerja Kelolaan PKSS Tidak Terdampak
Selasa, 16 Juli 2026 TIM CMC PKSS Menginformasikan:
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah Palu dan sekitarnya pada Selasa (16/6/2026). Guncangan yang cukup kuat tersebut menyebabkan kepanikan warga serta menimbulkan dampak kerusakan pada sejumlah infrastruktur penting.
Penutupan Jembatan III
Salah satu dampak yang cukup mencolok adalah penutupan akses Jembatan III di Kota Palu. Langkah ini diambil oleh otoritas setempat setelah ditemukan indikasi keretakan pada struktur jembatan pasca-gempa.
"Demi alasan keselamatan warga dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, akses Jembatan III sementara kami tutup total sampai ada pemeriksaan menyeluruh oleh tim ahli dari dinas terkait," ujar petugas di lapangan.
Penutupan ini mengakibatkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama sekitar lokasi guna menghindari penumpukan kendaraan.
Kerusakan Bangunan
Selain infrastruktur jembatan, laporan awal menunjukkan bahwa sejumlah bangunan di wilayah terdampak mengalami kerusakan. Beberapa bangunan, baik rumah tinggal maupun fasilitas umum, mengalami retak pada dinding, plafon runtuh, hingga kerusakan pada bagian atap.
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat ini tengah melakukan pendataan di lapangan untuk memverifikasi jumlah pasti bangunan yang terdampak serta memantau kondisi warga di titik-titik pengungsian sementara.
Dampak Terhadap Unit Kerja Keloalaan PKSS
Hasil koordinasi TIM CMC dengan sdr. Syarif Daeng (CO) untuk gempa yg terjadi di wilayah palu tidak terdampak pada unit kerja kelolaan PKSS, situasi kondusif aman.
Imbauan Pemerintah
Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Warga yang berada di sekitar bangunan yang mengalami kerusakan parah diminta untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman atau titik evakuasi yang telah disediakan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa. Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas sumbernya.
Central Monitoring Control
PT.PKSS
Komentar
Posting Komentar